BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Makassar
    • Sulsel
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
  • Oto
  • Sport
    • Sepakbola
    • Balap
  • Tekno
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips dan Trik
Reading: Tips Memilih Tempat Magang untuk Mahasiswa agar Tidak Salah Pilih
Share
BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Oto
  • Sport
  • Tekno
Search
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
Follow US
Tips Memilih Tempat Magang untuk Mahasiswa
EkonomiKeuanganLifestyle

Tips Memilih Tempat Magang untuk Mahasiswa agar Tidak Salah Pilih

kang nulis
Last updated: Oktober 7, 2026 9:51 am
kang nulis Published Oktober 7, 2026
Share
SHARE

Brkmakassar.com – Memilih tempat magang untuk mahasiswa bukan sekadar mencari perusahaan yang bersedia menerima mahasiswa praktik kerja. Magang juga menjadi kesempatan untuk mengenal dunia profesional, menambah pengalaman, membangun relasi, dan mencoba menerapkan ilmu yang sudah dipelajari di bangku kuliah.

Inti Artikel
Kenapa Memilih Tempat Magang Tidak Boleh Asal?Pilih Tempat Magang yang Sesuai dengan JurusanTentukan Tujuan Magang Sejak AwalPeriksa Tugas dan Tanggung Jawab yang DitawarkanCari Tempat Magang yang Memiliki MentorPertimbangkan Reputasi dan Lingkungan KerjaJangan Abaikan Lokasi dan Sistem KerjaCari Tahu Apakah Magang DibayarPastikan Program Magang Sesuai Ketentuan KampusPilih Tempat Magang yang Memberi Kesempatan Membangun PortofolioManfaatkan Jaringan Kampus dan AlumniPeriksa Kredibilitas Lowongan MagangBandingkan Beberapa Tempat Magang Sebelum MemilihSiapkan CV dan Portofolio Sebelum MelamarManfaatkan Wawancara untuk Menilai PerusahaanFAQ Seputar Tempat Magang untuk MahasiswaKapan waktu terbaik untuk mencari tempat magang?Apakah mahasiswa harus magang sesuai jurusan?Apakah magang tanpa uang saku layak dipilih?Bagaimana jika belum memiliki pengalaman kerja?Apakah perusahaan kecil cocok untuk tempat magang?Tips Memilih Tempat Magang

Sayangnya, masih banyak mahasiswa yang memilih tempat magang hanya berdasarkan lokasi yang dekat, nama perusahaan yang terkenal, atau karena teman-temannya mendaftar di sana. Padahal, tempat magang yang tepat seharusnya bisa membantu kamu mengembangkan keterampilan dan memberikan gambaran tentang dunia kerja yang ingin ditekuni setelah lulus.

Supaya tidak salah pilih, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengirim lamaran. Mulai dari kesesuaian bidang, kualitas pembimbing, jenis pekerjaan, sistem kerja, sampai peluang membangun portofolio. Yuk, simak tips memilih tempat magang untuk mahasiswa berikut ini! Tips Memilih Tempat Magang untuk Mahasiswa

Kenapa Memilih Tempat Magang Tidak Boleh Asal?

Magang bisa menjadi salah satu pengalaman penting selama kuliah. Kamu tidak hanya belajar menyelesaikan tugas, tetapi juga memahami cara bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan rekan kerja, mengikuti jadwal, dan menyelesaikan pekerjaan sesuai target.

Namun, pengalaman magang setiap mahasiswa bisa berbeda. Ada tempat magang yang memberikan kesempatan untuk terlibat dalam proyek nyata, mendapatkan arahan dari mentor, dan mempelajari keterampilan baru. Ada juga tempat yang justru memberikan pekerjaan berulang tanpa penjelasan atau kesempatan belajar yang memadai.

Itulah sebabnya kamu perlu mencari informasi sebelum memilih. Tujuan utamanya bukan hanya mendapatkan surat keterangan magang, tetapi memperoleh pengalaman yang bermanfaat untuk perkembangan akademik dan karier.

Pilih Tempat Magang yang Sesuai dengan Jurusan

Tips pertama adalah mencari tempat magang yang relevan dengan jurusan atau bidang yang sedang kamu pelajari. Kesesuaian ini akan memudahkan kamu menghubungkan teori dari perkuliahan dengan praktik di dunia kerja.

Misalnya, mahasiswa desain komunikasi visual bisa mencari kesempatan magang di agensi kreatif, perusahaan media, studio desain, atau tim pemasaran yang membutuhkan kemampuan desain. Mahasiswa akuntansi dapat mempertimbangkan kantor akuntan, perusahaan swasta, bagian keuangan, atau divisi administrasi yang relevan.

Meski begitu, kamu tidak harus terpaku pada nama jurusan. Jika memiliki minat tertentu, kamu juga bisa memilih bidang yang masih berhubungan dengan keterampilan dan tujuan kariermu.

Jurusan Contoh Tempat Magang Keterampilan yang Bisa Dipelajari
Manajemen Perusahaan swasta, startup, bagian operasional Administrasi, analisis bisnis, koordinasi tim
Akuntansi Divisi keuangan, kantor akuntan Pencatatan transaksi, laporan keuangan, pengolahan data
Informatika Perusahaan teknologi, software house, startup Pemrograman, pengujian aplikasi, pengelolaan sistem
Ilmu Komunikasi Agensi kreatif, media, divisi komunikasi perusahaan Penulisan, komunikasi publik, produksi konten
Desain Komunikasi Visual Studio desain, agensi digital, tim kreatif Desain visual, penyusunan konsep, pengembangan portofolio
Psikologi Divisi HR, lembaga pendidikan, organisasi sosial Administrasi SDM, observasi, komunikasi interpersonal

Tabel di atas hanya menjadi gambaran awal. Sebelum melamar, tetap periksa deskripsi pekerjaan karena tidak semua posisi di perusahaan yang sama menawarkan pengalaman yang relevan dengan jurusanmu.

Tentukan Tujuan Magang Sejak Awal

Sebelum mencari lowongan, coba tanyakan kepada diri sendiri: apa yang ingin kamu dapatkan dari pengalaman magang ini?

Baca Juga  Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP Secara Serentak, Dorong Ekonomi Desa hingga Pelosok Indonesia

Jawabannya bisa berbeda-beda. Ada mahasiswa yang ingin memenuhi persyaratan kampus, ada yang ingin mencoba profesi tertentu, ada pula yang ingin memperkuat CV dan membangun portofolio untuk melamar kerja setelah lulus.

Menentukan tujuan akan membantu kamu menyaring pilihan. Kalau ingin belajar pemasaran digital, misalnya, carilah posisi yang memberi kesempatan terlibat dalam pengelolaan media sosial, riset audiens, pembuatan konten, atau analisis kampanye.

Jangan sampai kamu menerima posisi hanya karena nama perusahaannya terkenal, tetapi pekerjaan sehari-harinya tidak mendukung tujuan yang ingin dicapai.

Periksa Tugas dan Tanggung Jawab yang Ditawarkan

Nama posisi magang memang penting, tetapi deskripsi pekerjaan jauh lebih menentukan pengalaman yang akan kamu dapatkan. Dua perusahaan bisa menawarkan posisi dengan nama yang sama, tetapi tanggung jawab dan kesempatan belajarnya sangat berbeda.

Misalnya, posisi content writer intern di satu perusahaan mungkin melibatkan riset, penulisan artikel, penyuntingan, dan evaluasi performa konten. Di perusahaan lain, pekerjaannya mungkin lebih banyak berupa menyalin informasi tanpa kesempatan memahami proses editorial.

Karena itu, periksa apakah deskripsi pekerjaan menjelaskan tugas, keterampilan yang dibutuhkan, dan hasil yang diharapkan dari peserta magang.

Jika informasi tersebut belum jelas, kamu bisa menanyakannya kepada perekrut sebelum menerima tawaran. Langkah ini membantu memastikan bahwa ekspektasi perusahaan dan harapanmu tidak bertolak belakang.

Cari Tempat Magang yang Memiliki Mentor

Salah satu faktor penting yang sering dilupakan mahasiswa adalah keberadaan mentor atau pembimbing. Magang seharusnya menjadi proses belajar, sehingga kamu membutuhkan seseorang yang bisa menjelaskan pekerjaan, memberikan arahan, dan membantu mengevaluasi hasil kerjamu.

Mentor yang baik tidak harus selalu mendampingi setiap menit. Namun, setidaknya ada orang yang bisa kamu hubungi ketika mengalami kesulitan atau membutuhkan masukan terhadap pekerjaan.

Sebelum memilih tempat magang, cari tahu bagaimana sistem pembimbingannya. Apakah peserta magang mendapat supervisor? Apakah ada evaluasi berkala? Apakah kamu akan diberi kesempatan bertanya dan menerima umpan balik?

Informasi ini bisa kamu cari melalui deskripsi program, situs resmi perusahaan, atau pertanyaan saat wawancara.

Pertimbangkan Reputasi dan Lingkungan Kerja

Reputasi perusahaan bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan, tetapi jangan menjadikannya satu-satunya patokan. Perusahaan kecil atau startup juga bisa menawarkan pengalaman belajar yang bagus, terutama jika peserta magang dilibatkan dalam proyek nyata.

Sebaliknya, perusahaan besar belum tentu cocok untuk semua mahasiswa. Bisa saja posisi yang tersedia memiliki ruang lingkup pekerjaan yang terlalu terbatas atau kurang sesuai dengan tujuanmu.

Coba cari informasi mengenai budaya kerja, cara tim berkomunikasi, pola pemberian tugas, dan bagaimana perusahaan memperlakukan peserta magang. Kamu bisa membaca informasi dari situs resmi, media sosial profesional, atau berbicara dengan alumni yang pernah bekerja di sana.

Tetap kritis saat membaca ulasan. Pengalaman satu orang belum tentu mewakili seluruh perusahaan, jadi sebaiknya bandingkan beberapa sumber sebelum mengambil kesimpulan.

Jangan Abaikan Lokasi dan Sistem Kerja

Kesempatan belajar memang penting, tetapi faktor praktis juga perlu diperhatikan. Lokasi kantor, waktu perjalanan, biaya transportasi, dan sistem kerja bisa memengaruhi kenyamananmu selama menjalani magang.

Kalau harus menempuh perjalanan sangat jauh setiap hari, kamu mungkin akan menghabiskan banyak waktu dan tenaga sebelum mulai bekerja. Kondisi ini juga dapat mengganggu jadwal kuliah atau penyelesaian tugas akademik.

Periksa apakah perusahaan menerapkan sistem kerja di kantor, hybrid, atau jarak jauh. Tanyakan pula jadwal kerja, durasi magang, serta apakah perusahaan memberikan fleksibilitas ketika ada kewajiban akademik yang tidak bisa ditinggalkan.

Jangan lupa menghitung biaya yang perlu dikeluarkan. Jika magang tidak berbayar, misalnya, biaya transportasi dan makan tetap harus masuk ke dalam perencanaan keuanganmu.

Cari Tahu Apakah Magang Dibayar

Uang saku bukan satu-satunya ukuran kualitas program magang, tetapi tetap merupakan faktor yang wajar untuk dipertimbangkan. Beberapa perusahaan menyediakan gaji, uang saku, subsidi transportasi, makan, atau fasilitas lainnya. Ada juga program yang tidak memberikan kompensasi finansial.

Baca Juga  Sensasi Wisata Perahu di Center Point of Indonesia (CPI) Makassar yang Bikin Ketagihan!

Sebelum menerima tawaran, cari tahu apakah ada kompensasi, bagaimana sistem pembayarannya, dan apakah ada biaya yang harus kamu tanggung sendiri.

Kalau programnya tidak berbayar, pertimbangkan manfaat yang benar-benar akan kamu peroleh. Apakah pengalaman yang ditawarkan sepadan dengan waktu, biaya, dan tanggung jawab yang harus dijalani?

Jangan merasa harus menerima semua tawaran hanya karena ingin segera memiliki pengalaman. Kamu berhak mempertimbangkan kondisi pribadi dan memilih kesempatan yang paling masuk akal.

Pastikan Program Magang Sesuai Ketentuan Kampus

Bagi mahasiswa yang mengikuti magang sebagai bagian dari kurikulum, persyaratan kampus harus menjadi perhatian utama. Setiap perguruan tinggi bisa memiliki aturan berbeda mengenai durasi, bidang pekerjaan, jumlah jam, dokumen, dan proses penilaian.

Jangan sampai kamu sudah diterima di perusahaan, tetapi programnya tidak dapat diakui sebagai kegiatan magang akademik karena tidak memenuhi ketentuan kampus.

Sebelum mendaftar, konsultasikan pilihanmu dengan dosen pembimbing akademik atau koordinator magang. Tanyakan juga dokumen yang harus disiapkan, seperti surat pengantar, formulir persetujuan, logbook, laporan akhir, dan lembar penilaian jika memang diwajibkan.

Dengan begitu, kamu bisa menghindari masalah administrasi di tengah atau akhir masa magang.

Pilih Tempat Magang yang Memberi Kesempatan Membangun Portofolio

Portofolio bisa menjadi nilai tambah ketika kamu melamar pekerjaan setelah lulus, terutama pada bidang yang mengandalkan hasil karya atau proyek. Karena itu, pertimbangkan apakah pekerjaan magang memungkinkan kamu menghasilkan bukti keterampilan yang dapat ditunjukkan kepada calon pemberi kerja.

Contohnya, mahasiswa desain bisa mengumpulkan proyek desain yang diizinkan untuk ditampilkan. Mahasiswa informatika dapat mempelajari pengembangan fitur atau pengujian aplikasi. Mahasiswa pemasaran bisa mendapatkan pengalaman menyusun kampanye atau menganalisis data.

Namun, tidak semua pekerjaan boleh dipublikasikan. Perusahaan mungkin memiliki aturan kerahasiaan, perjanjian non-disclosure, atau kebijakan perlindungan data. Selalu minta izin sebelum memasukkan hasil kerja ke dalam portofolio.

Manfaatkan Jaringan Kampus dan Alumni

Kalau bingung mencari lowongan, jangan hanya mengandalkan situs pencarian kerja. Kamu juga bisa memanfaatkan jaringan kampus dan alumni untuk menemukan informasi program magang.

Beberapa sumber yang bisa dicoba antara lain pusat karier kampus, dosen, organisasi mahasiswa, komunitas profesi, grup alumni, dan acara karier. Tanyakan apakah ada perusahaan yang rutin menerima peserta magang atau memiliki program yang sesuai dengan bidangmu.

Alumni yang pernah magang di suatu perusahaan juga bisa memberikan gambaran tentang tugas sehari-hari, proses seleksi, lingkungan kerja, dan hal-hal yang perlu dipersiapkan.

Meski begitu, tetap lakukan pengecekan sendiri. Informasi dari kenalan dapat membantu, tetapi keputusan akhir sebaiknya didasarkan pada kebutuhan dan hasil risetmu.

Periksa Kredibilitas Lowongan Magang

Saat mencari tempat magang, kamu mungkin menemukan banyak informasi dari media sosial atau grup percakapan. Sayangnya, tidak semua lowongan yang beredar benar-benar berasal dari perusahaan yang disebutkan.

Periksa apakah lowongan tersedia di situs resmi perusahaan atau akun profesional yang terverifikasi. Cari tahu identitas perekrut, alamat perusahaan, deskripsi tugas, durasi program, dan proses seleksinya.

Berhati-hatilah jika ada pihak yang meminta pembayaran tidak wajar agar kamu diterima, meminta data pribadi sensitif tanpa alasan jelas, atau menjanjikan penerimaan tanpa proses yang masuk akal.

Jangan mengirimkan dokumen identitas atau informasi keuangan secara sembarangan. Pastikan kamu memahami tujuan penggunaan data dan mengirimkannya melalui saluran resmi.

Bandingkan Beberapa Tempat Magang Sebelum Memilih

Kalau memungkinkan, jangan langsung memilih lowongan pertama yang ditemukan. Buat daftar beberapa pilihan, lalu bandingkan berdasarkan hal-hal yang paling penting bagimu.

Kamu bisa menggunakan tabel sederhana berikut sebagai alat bantu. Nilailah setiap pilihan secara realistis, bukan hanya berdasarkan nama perusahaan atau besarnya kompensasi.

Kriteria Pertanyaan untuk Diri Sendiri Prioritas
Kesesuaian bidang Apakah tugasnya relevan dengan jurusan atau karier? Tinggi
Pembimbing Apakah ada mentor yang bisa memberi arahan? Tinggi
Jenis pekerjaan Apakah ada keterampilan baru yang bisa dipelajari? Tinggi
Lokasi dan jadwal Apakah cocok dengan kuliah dan kondisi pribadi? Penting
Kompensasi Apakah biaya dan manfaatnya seimbang? Sesuai kebutuhan
Portofolio Apakah hasil kerja bisa menjadi bukti keterampilan? Penting
Baca Juga  Biaya Mendirikan PT untuk Usaha Kecil: Rincian dan Cara Hemat

Kamu juga bisa memberi nilai satu sampai lima untuk setiap kriteria. Hasilnya tidak harus menjadi keputusan mutlak, tetapi dapat membantu membandingkan pilihan dengan lebih objektif.

Siapkan CV dan Portofolio Sebelum Melamar

Setelah menemukan tempat magang yang cocok, jangan terburu-buru mengirim lamaran dengan dokumen seadanya. Siapkan CV yang ringkas, mudah dibaca, dan menonjolkan hal-hal yang relevan dengan posisi yang dituju.

Kalau belum memiliki pengalaman kerja, kamu tetap bisa mencantumkan proyek kuliah, organisasi, kepanitiaan, kursus, sertifikasi, atau proyek pribadi yang relevan. Pengalaman tersebut dapat menunjukkan bahwa kamu sudah mencoba menerapkan keterampilan tertentu.

Sesuaikan CV dan surat lamaran dengan setiap lowongan. Tidak perlu menuliskan semua hal yang pernah dilakukan. Pilih pengalaman yang paling menunjukkan bahwa kamu cocok untuk posisi tersebut.

Jika posisi yang dilamar membutuhkan portofolio, susun contoh karya dengan rapi dan berikan penjelasan singkat mengenai tujuan, proses, serta kontribusimu dalam proyek tersebut.

Manfaatkan Wawancara untuk Menilai Perusahaan

Wawancara bukan hanya kesempatan bagi perusahaan untuk mengenalmu. Kamu juga bisa menggunakannya untuk memahami pekerjaan dan lingkungan yang akan dihadapi.

Beberapa pertanyaan yang bisa kamu ajukan secara sopan antara lain:

  • Seperti apa tugas peserta magang dalam keseharian?
  • Siapa yang akan menjadi pembimbing selama program berlangsung?
  • Apakah peserta magang akan dilibatkan dalam proyek tim?
  • Bagaimana sistem evaluasi dan pemberian umpan balik?
  • Berapa lama durasi magang dan bagaimana jadwal kerjanya?
  • Apakah ada kompensasi atau fasilitas untuk peserta magang?
  • Dokumen apa saja yang perlu disiapkan untuk kebutuhan kampus?

Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa membantumu menentukan apakah programnya sesuai dengan harapan. Perhatikan juga apakah perekrut menjelaskan tanggung jawab dengan jelas dan menjawab pertanyaan secara profesional.

FAQ Seputar Tempat Magang untuk Mahasiswa

Kapan waktu terbaik untuk mencari tempat magang?

Sebaiknya mulai mencari beberapa bulan sebelum periode magang yang direncanakan. Dengan begitu, kamu punya waktu untuk meneliti perusahaan, menyiapkan dokumen, mengikuti seleksi, dan mengurus persyaratan kampus. Waktu pendaftaran setiap program bisa berbeda, jadi periksa jadwalnya sejak awal.

Apakah mahasiswa harus magang sesuai jurusan?

Tidak selalu. Kamu bisa memilih bidang yang berkaitan dengan minat atau tujuan karier, selama program tersebut sesuai dengan ketentuan kampus jika magang digunakan untuk memenuhi persyaratan akademik.

Apakah magang tanpa uang saku layak dipilih?

Keputusan tersebut bergantung pada kualitas pengalaman, biaya yang harus dikeluarkan, durasi, tanggung jawab, dan kondisi keuanganmu. Pastikan manfaat belajar yang ditawarkan jelas dan pertimbangkan apakah kamu mampu menjalani program tanpa kompensasi finansial.

Bagaimana jika belum memiliki pengalaman kerja?

Kamu tetap bisa melamar dengan menonjolkan proyek kuliah, kegiatan organisasi, kepanitiaan, kursus, sertifikasi, dan proyek pribadi. Jelaskan keterampilan yang kamu gunakan serta hal yang berhasil kamu pelajari dari pengalaman tersebut.

Apakah perusahaan kecil cocok untuk tempat magang?

Bisa. Perusahaan kecil dapat memberikan kesempatan belajar yang luas jika memiliki pembimbing yang baik dan tugas yang relevan. Yang perlu diperiksa adalah kualitas program, ruang lingkup pekerjaan, dan dukungan yang tersedia, bukan sekadar ukuran perusahaan.

Tips Memilih Tempat Magang

Memilih tempat magang yang tepat membutuhkan pertimbangan lebih dari sekadar nama perusahaan atau lokasi yang dekat. Kamu perlu melihat kesesuaian bidang, tugas yang ditawarkan, kualitas pembimbing, lingkungan kerja, jadwal, kompensasi, dan peluang mengembangkan keterampilan.

Jangan ragu membandingkan beberapa program sebelum mengambil keputusan. Manfaatkan jaringan kampus, cari informasi dari alumni, periksa kredibilitas lowongan, dan gunakan sesi wawancara untuk memastikan program tersebut sesuai dengan harapanmu.

Ingat, magang bukan hanya tentang mendapatkan pengalaman untuk dicantumkan di CV. Ini juga kesempatan untuk mengenali minat, mencoba bidang pekerjaan, belajar bekerja secara profesional, dan membangun bekal untuk karier setelah lulus. Jadi, pilih program yang memungkinkanmu belajar dengan baik sekaligus tetap realistis dengan kondisi dan kebutuhanmu sebagai mahasiswa.(*)

You Might Also Like

BSU 2026 Rp 900.000 Cair Oktober–Desember? Ini Cara Cek Statusnya

Kapan Anak Perlu Dibawa ke Dokter Saat Demam? Kenali Tanda Bahayanya

Biaya Mendirikan PT untuk Usaha Kecil: Rincian dan Cara Hemat

Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan untuk Keuangan Lebih Sehat

Gaji Kerja di Jerman untuk Orang Indonesia dan Biaya Hidupnya

TAGGED:cara mencari magangCV mahasiswadunia kerjakarier mahasiswalowongan magangmagang mahasiswapengalaman magangpersiapan magangportofolio mahasiswatempat magangtips kariertips magang mahasiswa
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler
Cara Bayar Pajak Motor Online melalui Aplikasi SIGNAL
BeritaOto

Cara Bayar Pajak Motor Online melalui Aplikasi SIGNAL Terbaru 2026

Arazone Arazone Februari 9, 2026
Gratis Masuk TMII Setiap Weekend September 2026, Ini Syarat dan Ketentuannya
BYD Atto 2 Terbaru Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 190 Jutaan
Tips Membuat Landing Page Sederhana untuk Menampung Semua Link Shopee
Panduan Cara Pengembalian Dana Google Play Terbaru yang Cepat Cair

BRKMAKASSAR.COM

BRK Makassar menyajikan berita terbaru Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan nasional. Informasi aktual, akurat, dan terpercaya setiap hari.
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
© brkmakassar.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?