Keinginan untuk kerja ke Jepang semakin banyak muncul di kalangan masyarakat Indonesia. Selain ingin mendapatkan pengalaman internasional, sebagian orang juga tertarik dengan kesempatan bekerja di berbagai sektor yang membutuhkan tenaga kerja asing.
Namun, kalau kamu ingin kerja ke Jepang, jangan hanya fokus mencari lowongan dan menghitung gaji yang ditawarkan. Ada proses yang perlu dilalui supaya keberangkatan dan pekerjaan yang kamu jalani memiliki dasar administrasi yang jelas. Mulai dari menentukan bidang pekerjaan, mempersiapkan bahasa Jepang, mengikuti ujian jika diperlukan, mencari perusahaan, menjalani wawancara, membuat kontrak kerja, sampai mengurus status izin tinggal dan visa.
Semua tahap tersebut perlu diperhatikan dengan baik. Salah satu jalur yang cukup dikenal untuk tenaga kerja asing adalah Specified Skilled Worker atau Pekerja Berketerampilan Spesifik. Pemerintah Jepang menyediakan panduan resmi mengenai persyaratan dan tahapan program ini.
Dalam artikel ini, kita akan membahas cara daftar kerja ke Jepang secara resmi dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
Apa yang Dimaksud Kerja ke Jepang Secara Resmi?
Secara sederhana, bekerja secara resmi di Jepang berarti kamu bekerja menggunakan status izin tinggal yang sesuai dengan kegiatan pekerjaanmu serta mengikuti prosedur imigrasi dan ketenagakerjaan yang berlaku.
Salah satu contohnya adalah status Specified Skilled Worker. Program ini merupakan status izin tinggal bagi warga negara asing yang memiliki keterampilan tertentu untuk bekerja pada bidang industri yang ditetapkan Jepang.
Program tersebut memiliki kategori Pekerja Berketerampilan Spesifik (i) dan (ii). Keduanya memiliki persyaratan dan karakteristik yang berbeda. Karena itu, jangan menganggap semua orang yang ingin kerja ke Jepang harus menggunakan jalur yang sama.
Selain program tersebut, terdapat pula jalur pekerjaan dan status izin tinggal lain. Jadi, langkah pertama adalah mengetahui jenis pekerjaan dan jalur yang memang sesuai dengan kondisi kamu.
Tentukan Bidang Pekerjaan yang Ingin Dituju
Sebelum mendaftar, tentukan terlebih dahulu pekerjaan yang ingin kamu jalani di Jepang. Jangan hanya memilih berdasarkan informasi gaji.
Misalnya, kamu mempunyai pengalaman di bidang manufaktur. Maka kamu bisa mencari lowongan yang berhubungan dengan produksi atau bidang industri yang sesuai. Kalau memiliki pengalaman di otomotif, kamu bisa mencari bidang yang berhubungan dengan perawatan dan perbaikan kendaraan.
Hal yang sama berlaku untuk bidang pertanian, konstruksi, perhotelan, perawatan, produksi makanan, dan bidang lainnya.
Untuk jalur Pekerja Berketerampilan Spesifik, pemerintah Jepang menyediakan informasi mengenai bidang-bidang pekerjaan yang dapat menggunakan status tersebut. Informasi bidang dan persyaratan dapat diperbarui, sehingga selalu periksa situs resmi sebelum menentukan pilihan.
Pelajari Syarat Kerja yang Berlaku
Setelah menentukan bidang, cari tahu persyaratannya. Ini penting supaya kamu tidak sudah mengeluarkan banyak waktu dan biaya, tetapi ternyata belum memenuhi syarat untuk posisi yang dituju.
Untuk Pekerja Berketerampilan Spesifik (i), secara umum calon pekerja perlu memenuhi persyaratan keterampilan dan kemampuan bahasa Jepang. Pemerintah Jepang menjelaskan bahwa calon pekerja pada prinsipnya perlu lulus ujian keterampilan bidang pekerjaan dan ujian bahasa Jepang seperti JFT-Basic atau JLPT N4 atau lebih tinggi.
Namun, ada bidang tertentu dengan persyaratan bahasa yang berbeda. Misalnya, beberapa pekerjaan dalam industri transportasi memiliki persyaratan kemampuan bahasa yang lebih tinggi, sementara bidang keperawatan memiliki ujian bahasa Jepang khusus tambahan.
Karena itu, jangan menggunakan satu standar untuk semua pekerjaan. Cek persyaratan sesuai bidang yang ingin kamu lamar.
Siapkan Kemampuan Bahasa Jepang
Bahasa Jepang merupakan salah satu persiapan penting jika ingin kerja ke Jepang. Kemampuan bahasa tidak hanya dibutuhkan untuk mengikuti proses seleksi, tetapi juga membantu kamu memahami instruksi kerja dan berkomunikasi sehari-hari.
Mulailah dari percakapan dasar, kosakata pekerjaan, membaca tulisan sederhana, dan kemampuan memahami instruksi.
Kalau targetmu adalah mengikuti ujian bahasa Jepang, buat jadwal belajar yang konsisten. Tidak perlu memaksakan belajar berjam-jam dalam satu hari jika akhirnya tidak konsisten.
- Pelajari kosakata setiap hari.
- Latih percakapan sederhana.
- Dengarkan bahasa Jepang secara rutin.
- Pelajari kosakata khusus bidang pekerjaan.
- Latihan soal ujian sesuai jenis tes yang akan diikuti.
Semakin terbiasa dengan bahasa Jepang, semakin mudah pula kamu beradaptasi ketika nantinya bekerja dan tinggal di sana.
Ikuti Ujian yang Dipersyaratkan
Jika menggunakan jalur yang mensyaratkan ujian, kamu perlu mengikuti ujian tersebut sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Untuk Pekerja Berketerampilan Spesifik (i), pemerintah Jepang menjelaskan adanya ujian keterampilan sesuai bidang dan ujian bahasa Jepang. Orang yang sebelumnya menyelesaikan Pelatihan Teknis Magang (ii) dengan baik pada kondisi tertentu dapat memperoleh pengecualian dari ujian, tetapi terdapat ketentuan khusus jika berpindah bidang pekerjaan.
Jadwal dan informasi ujian dapat berubah. Situs resmi Pekerja Berketerampilan Spesifik juga mencantumkan pembaruan informasi ujian secara berkala, sehingga sebaiknya gunakan sumber resmi saat mencari jadwal terbaru.
Cari Lowongan dari Sumber yang Kredibel
Setelah persyaratan dasar dipenuhi, tahap berikutnya adalah mencari perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Jika kamu berada di luar Jepang, pencarian pekerjaan dapat dilakukan melalui perusahaan secara langsung, situs lowongan kerja, atau pihak yang memperkenalkan pekerjaan. Untuk negara yang memiliki mekanisme pengiriman tenaga kerja tertentu, prosedurnya juga perlu disesuaikan dengan ketentuan negara asal.
Panduan resmi Jepang menyebutkan bahwa pencari kerja dapat mencari pekerjaan melalui situs lowongan perusahaan atau job fair untuk orang asing. Jika menggunakan lembaga pengirim tenaga kerja, calon pekerja juga dianjurkan mengecek lisensi dan kewajaran biaya yang dikenakan.
Jadi, jangan asal percaya pada postingan lowongan yang beredar di media sosial. Pastikan perusahaan dan pihak yang membantu proses rekrutmen dapat diverifikasi.
Cek Perusahaan Sebelum Mengirim Data Pribadi
Ini bagian yang sering dianggap sepele. Padahal, sebelum menyerahkan dokumen pribadi, kamu perlu tahu siapa calon pemberi kerja.
- Nama perusahaan.
- Alamat perusahaan.
- Jenis pekerjaan.
- Lokasi tempat bekerja.
- Jam kerja.
- Gaji dan tunjangan.
- Ketentuan lembur.
- Fasilitas tempat tinggal jika ada.
- Biaya yang harus dibayarkan calon pekerja.
- Jenis status izin tinggal yang digunakan.
Semakin jelas informasi yang diberikan, semakin mudah kamu melakukan pemeriksaan sebelum melanjutkan proses.
Ikuti Proses Wawancara
Setelah menemukan perusahaan yang sesuai, biasanya kamu perlu mengikuti proses seleksi dan wawancara.
Jika proses dilakukan dari Indonesia, wawancara dapat dilakukan secara daring atau melalui mekanisme rekrutmen yang disediakan. Pemerintah Jepang juga menjelaskan bahwa calon pekerja yang berada di luar Jepang dapat mengikuti wawancara secara langsung dengan perusahaan atau melalui pihak yang memperkenalkan pekerjaan.
Siapkan jawaban mengenai pengalaman kerja, keterampilan, alasan memilih pekerjaan tersebut, kemampuan bahasa Jepang, dan kesiapan bekerja di lingkungan Jepang.
Baca Kontrak Kerja dengan Teliti
Kalau kamu berhasil lolos wawancara, jangan terburu-buru menandatangani kontrak.
Baca semua ketentuannya. Perhatikan posisi, lokasi kerja, gaji, jam kerja, lembur, tunjangan, masa kontrak, cuti, tempat tinggal, dan biaya lain yang mungkin berkaitan dengan pekerjaan.
Dalam panduan resmi Jepang, perusahaan perlu memberikan pemberitahuan mengenai kondisi kerja. Calon pekerja juga dianjurkan memastikan jenis pekerjaan, tempat kerja, gaji, dan persyaratan kerja lainnya sebelum membuat kontrak.
Kalau ada bagian kontrak yang tidak kamu pahami, jangan malu bertanya. Lebih baik bertanya sebelum tanda tangan daripada menghadapi masalah setelah berada di Jepang.
Perhatikan Biaya Sebelum Berangkat
Proses kerja ke Jepang bisa membutuhkan biaya untuk berbagai kebutuhan administrasi, pemeriksaan kesehatan, ujian, dokumen, perjalanan, dan kebutuhan lainnya. Besarnya biaya bisa berbeda tergantung jalur yang digunakan.
Karena itu, minta rincian biaya secara tertulis. Jangan hanya menerima informasi berupa “biaya proses sekian” tanpa penjelasan.
- Biaya ujian jika ada.
- Biaya pemeriksaan kesehatan.
- Biaya dokumen.
- Biaya perjalanan.
- Biaya layanan lembaga jika menggunakan jasa tertentu.
- Biaya tempat tinggal atau kebutuhan awal di Jepang jika tidak ditanggung perusahaan.
Jika menggunakan lembaga pengirim tenaga kerja, periksa legalitas dan kewajaran biayanya. Panduan resmi Jepang juga menekankan pentingnya mengecek apakah lembaga pengirim memiliki lisensi dan apakah biaya yang dibayarkan wajar.
Mengurus Sertifikat Pengakuan Status Izin Tinggal
Setelah mendapatkan pekerjaan dan membuat kontrak, proses berikutnya berkaitan dengan status izin tinggal.
Untuk calon pekerja yang berada di luar Jepang dan menggunakan jalur Pekerja Berketerampilan Spesifik, perusahaan dapat membantu mengajukan permohonan Sertifikat Pengakuan Status Izin Tinggal atau Certificate of Eligibility ke kantor imigrasi regional Jepang. Pemerintah Jepang menjelaskan bahwa proses penerbitannya dapat membutuhkan waktu sekitar satu sampai tiga bulan, sehingga pengajuan perlu dilakukan lebih awal.
Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung kondisi pemohon. Karena itu, jangan mengandalkan daftar dokumen dari postingan lama. Gunakan informasi resmi terbaru dan koordinasikan dengan perusahaan yang merekrut.
Mengajukan Visa ke Jepang
Setelah Sertifikat Pengakuan Status Izin Tinggal diterbitkan, calon pekerja dapat melanjutkan proses permohonan visa melalui kedutaan atau konsulat Jepang sesuai wilayahnya.
Dalam panduan resmi Jepang, calon pekerja diminta memeriksa situs kedutaan atau konsulat terkait ketika mengajukan visa karena prosedur dan dokumen perlu mengikuti ketentuan yang berlaku.
Jadi, mendapatkan kontrak kerja belum berarti kamu bisa langsung berangkat. Masih ada tahapan administratif yang perlu diselesaikan terlebih dahulu.
Persiapkan Keberangkatan ke Jepang
Setelah dokumen dan visa selesai, barulah kamu bisa mempersiapkan keberangkatan.
- Pastikan paspor masih berlaku.
- Simpan dokumen kerja dalam bentuk fisik dan digital.
- Simpan informasi kontak perusahaan.
- Pastikan lokasi tempat tinggal sudah jelas.
- Siapkan dana untuk kebutuhan awal.
- Pelajari transportasi dan lingkungan sekitar tempat tinggal.
- Pelajari aturan dasar kehidupan di Jepang.
Untuk pekerja dengan status Pekerja Berketerampilan Spesifik, panduan resmi Jepang juga menjelaskan adanya dukungan dari perusahaan atau organisasi pendukung terdaftar dalam berbagai aspek kehidupan dan pekerjaan.
Jangan Menggunakan Visa yang Tidak Sesuai
Salah satu hal paling penting dalam proses kerja ke Jepang adalah memastikan status izin tinggal sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan.
Jangan berangkat dengan status kunjungan sementara kemudian bekerja tanpa izin yang sesuai. Bekerja tanpa status izin tinggal yang tepat dapat menimbulkan masalah hukum dan imigrasi.
Jika nantinya ingin pindah perusahaan, aturan juga perlu diperhatikan. Panduan resmi Jepang menyebutkan bahwa pemegang status Pekerja Berketerampilan Spesifik yang ingin pindah kerja perlu mengikuti prosedur perubahan status yang diperlukan sebelum bekerja di perusahaan berbeda. Bekerja di perusahaan lain tanpa perubahan yang diperlukan dapat dianggap sebagai pekerjaan ilegal.
Waspadai Tawaran Kerja yang Tidak Jelas
Kalau menemukan tawaran kerja ke Jepang dengan janji seperti “pasti berangkat”, “tanpa syarat”, atau “gaji sangat besar tanpa pengalaman”, jangan langsung percaya.
Periksa siapa yang menawarkan pekerjaan tersebut dan apakah informasi perusahaannya jelas. Jangan memberikan uang atau dokumen penting sebelum memahami prosesnya.
Beberapa tanda yang patut diperiksa lebih lanjut antara lain:
- Nama perusahaan tidak jelas.
- Alamat kantor tidak bisa diverifikasi.
- Kontrak tidak diberikan sebelum pembayaran.
- Rincian biaya tidak transparan.
- Diminta menyerahkan dokumen pribadi tanpa alasan yang jelas.
- Dijanjikan keberangkatan sangat cepat tanpa proses administrasi.
- Informasi gaji berbeda-beda antara iklan dan kontrak.
Kalau informasi terasa janggal, lebih baik berhenti sebentar dan melakukan pengecekan daripada terburu-buru.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Dokumen yang dibutuhkan bisa berbeda tergantung jalur, status izin tinggal, dan kondisi pribadi. Namun, secara umum kamu perlu mempersiapkan dokumen identitas dan dokumen pendukung yang berkaitan dengan pekerjaan.
- Paspor.
- Dokumen identitas.
- Dokumen pendidikan jika diperlukan.
- Bukti pengalaman kerja jika dipersyaratkan.
- Sertifikat atau bukti kelulusan ujian.
- Dokumen pemeriksaan kesehatan jika dipersyaratkan.
- Dokumen kontrak kerja.
- Dokumen yang diperlukan untuk pengajuan status izin tinggal.
- Dokumen tambahan sesuai permintaan perusahaan atau imigrasi.
Untuk Pekerja Berketerampilan Spesifik, pemerintah Jepang menyediakan daftar dokumen resmi dan menjelaskan bahwa dokumen yang diperlukan dapat berbeda antara calon pekerja yang datang dari luar Jepang dan orang yang sudah berada di Jepang.
Alur Singkat Daftar Kerja ke Jepang Secara Resmi
| Tahap | Yang Dilakukan |
|---|---|
| Tentukan bidang | Pilih pekerjaan yang sesuai kemampuan dan persyaratan |
| Persiapan | Belajar bahasa dan keterampilan yang dibutuhkan |
| Ujian | Mengikuti ujian keterampilan dan bahasa jika diwajibkan |
| Cari perusahaan | Mencari lowongan dari sumber yang kredibel |
| Wawancara | Mengikuti seleksi perusahaan |
| Kontrak | Memeriksa dan menandatangani kontrak kerja |
| Izin tinggal | Mengurus status izin tinggal yang sesuai |
| Visa | Mengajukan visa sesuai prosedur |
| Keberangkatan | Berangkat setelah proses administratif selesai |
| Mulai bekerja | Menjalani pekerjaan sesuai status izin tinggal |
Tips Supaya Proses Daftar Kerja Lebih Aman
Kalau baru pertama kali mencoba kerja ke Jepang, jangan merasa harus menyelesaikan semuanya dalam waktu singkat. Proses yang resmi memang membutuhkan beberapa tahapan.
- Gunakan sumber resmi. Utamakan informasi dari pemerintah Jepang dan pihak resmi terkait.
- Jangan mudah percaya janji. Selalu minta bukti tertulis.
- Bandingkan informasi. Jangan hanya mengandalkan satu sumber.
- Periksa biaya. Pastikan setiap pembayaran memiliki penjelasan.
- Baca kontrak. Jangan menandatangani dokumen yang belum dipahami.
- Persiapkan bahasa. Kemampuan bahasa akan sangat membantu kehidupan sehari-hari.
- Simpan dokumen. Buat salinan fisik dan digital.
Di Mana Mendapatkan Informasi Resmi?
Untuk informasi mengenai Pekerja Berketerampilan Spesifik, salah satu sumber utama yang bisa digunakan adalah situs dukungan resmi Badan Pelayanan Imigrasi Jepang. Situs tersebut menyediakan informasi mengenai langkah bekerja di Jepang, ujian, dokumen, kontrak kerja, status izin tinggal, dan informasi terkait lainnya.
Situs resmi tersebut juga memiliki pusat informasi umum keimigrasian bagi warga asing yang memiliki pertanyaan mengenai prosedur Pekerja Berketerampilan Spesifik.
Untuk urusan visa, gunakan informasi dari Kedutaan Besar atau Konsulat Jepang yang berwenang di wilayah tempat kamu mengajukan permohonan. Jangan mengandalkan informasi dari postingan media sosial yang sudah lama karena prosedur dapat berubah.
Daftar Kerja Ke Jepang
Cara daftar kerja ke Jepang secara resmi pada dasarnya membutuhkan beberapa tahapan yang harus dilakukan secara berurutan. Kamu perlu menentukan bidang pekerjaan, memenuhi persyaratan keterampilan dan bahasa jika diwajibkan, mencari perusahaan, mengikuti wawancara, membuat kontrak, mengurus status izin tinggal, kemudian mengajukan visa sebelum berangkat.
Jangan tergoda untuk mengambil jalan pintas hanya karena ingin cepat berangkat. Bekerja di luar negeri adalah keputusan besar sehingga setiap dokumen dan proses administrasi perlu diperiksa dengan teliti.
Kalau menggunakan jalur Pekerja Berketerampilan Spesifik, ikuti informasi terbaru dari situs resmi Badan Pelayanan Imigrasi Jepang karena persyaratan dan jadwal ujian dapat diperbarui.
Dengan persiapan yang matang, kemampuan yang sesuai, dan dokumen yang lengkap, proses mencari peluang kerja ke Jepang bisa dilakukan dengan lebih terarah. Yang penting, jangan terburu-buru dan selalu pastikan jalur yang kamu pilih memang resmi.
FAQ Seputar Daftar Kerja ke Jepang
Apakah orang Indonesia bisa kerja ke Jepang secara resmi?
Bisa. Warga negara Indonesia dapat mengikuti jalur kerja yang tersedia dan memenuhi persyaratan sesuai pekerjaan serta status izin tinggal yang digunakan. Salah satu jalur yang tersedia adalah Pekerja Berketerampilan Spesifik dengan persyaratan tertentu.
Apakah harus bisa bahasa Jepang sebelum kerja ke Jepang?
Tergantung jalur dan pekerjaan. Untuk Pekerja Berketerampilan Spesifik (i), secara umum terdapat persyaratan kemampuan bahasa Jepang melalui JFT-Basic atau JLPT N4 atau lebih tinggi, dengan pengecualian atau persyaratan tambahan tertentu untuk bidang tertentu.
Apakah harus menggunakan agen untuk kerja ke Jepang?
Tidak selalu. Panduan resmi Jepang menjelaskan bahwa calon pekerja dapat mencari pekerjaan sendiri melalui situs perusahaan atau job fair tertentu. Namun, untuk negara yang memiliki mekanisme lembaga pengirim tenaga kerja, prosedurnya perlu mengikuti ketentuan yang berlaku.
Kapan visa Jepang diurus?
Untuk calon pekerja dari luar Jepang pada jalur Pekerja Berketerampilan Spesifik, setelah kontrak kerja dibuat, proses Sertifikat Pengakuan Status Izin Tinggal dilakukan terlebih dahulu. Setelah sertifikat diterbitkan, pemohon dapat melanjutkan pengajuan visa sesuai prosedur kedutaan atau konsulat yang berwenang.
Apakah setelah mendapat pekerjaan bisa langsung berangkat?
Tidak otomatis. Masih ada proses administrasi seperti status izin tinggal dan visa. Waktu proses dapat berbeda, sehingga sebaiknya jangan membeli tiket atau membuat rencana keberangkatan berdasarkan janji lisan saja.
Di mana mencari informasi terbaru tentang kerja ke Jepang?
Gunakan situs resmi Badan Pelayanan Imigrasi Jepang untuk informasi Pekerja Berketerampilan Spesifik, serta situs resmi Kedutaan Besar atau Konsulat Jepang untuk informasi visa. Periksa juga sumber resmi Indonesia yang berkaitan dengan proses penempatan tenaga kerja luar negeri jika menggunakan jalur penempatan.
