BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Makassar
    • Sulsel
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
  • Oto
  • Sport
    • Sepakbola
    • Balap
  • Tekno
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips dan Trik
Reading: Cara Kerja di Luar Negeri untuk Lulusan SMK, Ini Persiapannya
Share
BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Oto
  • Sport
  • Tekno
Search
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
Follow US
Cara Kerja di Luar Negeri untuk Lulusan SMK
EkonomiKeuanganLifestyleTravel

Cara Kerja di Luar Negeri untuk Lulusan SMK, Ini Persiapannya

kang nulis
Last updated: September 21, 2026 8:05 pm
kang nulis Published September 21, 2026
Share
SHARE

Brkmakassar.com – Lulus SMK bukan berarti pilihan karier kamu hanya terbatas pada pekerjaan di dalam negeri. Dengan keterampilan yang sudah dipelajari selama sekolah, lulusan SMK juga punya peluang untuk mencari kerja di luar negeri pada berbagai bidang, mulai dari manufaktur, otomotif, konstruksi, perhotelan, pertanian, perawatan, hingga bidang teknis lainnya.

Inti Artikel
Apakah Lulusan SMK Bisa Kerja di Luar Negeri?Tentukan Jurusan dan Skill yang Bisa DijualPilih Negara Tujuan dengan Pertimbangan yang MatangTingkatkan Kemampuan Bahasa AsingTambah Pengalaman Kerja Sebelum BerangkatCari Lowongan dari Sumber yang ResmiJangan Mudah Tergiur Gaji BesarPeriksa Kontrak Kerja dengan TelitiSiapkan Dokumen Sejak AwalSertifikat Keahlian Bisa Menjadi Nilai TambahBuat CV yang Menonjolkan KeterampilanPahami Jenis Visa atau Izin KerjaKenali Hak sebagai Pekerja MigranHati-Hati dengan Modus Penipuan Lowongan KerjaApakah Harus Punya Pengalaman Kerja?Manfaatkan Pengalaman PKL sebagai ModalSiapkan Dana untuk Proses AwalPertimbangkan Biaya Hidup, Bukan Hanya GajiAlur Sederhana Kerja di Luar Negeri untuk Lulusan SMKTips untuk Lulusan SMK yang Baru MemulaiKerja di Luar Negeri

Bahkan, pendidikan SMK yang memang lebih banyak mengarah pada keterampilan praktis bisa menjadi modal awal yang cukup menarik ketika ingin mencari pekerjaan di negara lain. Tentu saja, bukan berarti setelah lulus SMK kamu bisa langsung berangkat dan bekerja begitu saja. Ada beberapa persiapan dan prosedur yang perlu dilakukan.

Mulai dari menentukan negara tujuan, memilih jenis pekerjaan, meningkatkan kemampuan bahasa, menyiapkan dokumen, mencari lowongan yang resmi, sampai memahami visa dan aturan ketenagakerjaan. Semua perlu dipersiapkan supaya rencana kerja di luar negeri tidak hanya berhenti sebagai keinginan.

Nah, buat kamu lulusan SMK yang sedang mempertimbangkan peluang kerja di luar Indonesia, yuk simak panduan lengkap berikut ini. Cara Kerja di Luar Negeri untuk Lulusan SMK

Apakah Lulusan SMK Bisa Kerja di Luar Negeri?

Bisa. Lulusan SMK dapat mencari peluang pekerjaan di luar negeri selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh negara tujuan, perusahaan, dan jalur penempatan yang digunakan.

Yang menarik, lulusan SMK biasanya sudah memiliki dasar keterampilan tertentu. Misalnya, siswa dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan bisa memiliki dasar otomotif, sementara lulusan Teknik Pemesinan memiliki pengalaman praktik yang berhubungan dengan mesin dan proses produksi.

Begitu juga dengan jurusan Tata Boga, Perhotelan, Teknik Elektronika, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Komputer dan Jaringan, Agribisnis, hingga berbagai program keahlian lainnya.

Keterampilan tersebut bisa menjadi modal ketika mencari kerja di luar negeri. Namun, perusahaan tetap akan melihat kemampuan, pengalaman, bahasa, sertifikasi, serta persyaratan lain yang berlaku untuk posisi tersebut.

Tentukan Jurusan dan Skill yang Bisa Dijual

Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah melihat kembali keterampilan yang kamu punya. Jangan langsung mencari negara tujuan sebelum mengetahui jenis pekerjaan yang cocok.

Misalnya kamu lulusan SMK otomotif. Kamu bisa mencari pekerjaan yang berhubungan dengan perawatan kendaraan, mekanik, produksi komponen, atau bidang otomotif lainnya.

Kalau lulusan SMK perhotelan, pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain pekerjaan di hotel, restoran, housekeeping, atau bidang pelayanan tertentu.

Sementara lulusan SMK teknik bisa mencari peluang di bidang manufaktur, konstruksi, maintenance, kelistrikan, dan pekerjaan teknis lainnya, tergantung persyaratan negara dan perusahaan.

Intinya, jangan hanya mencari pekerjaan berdasarkan gaji. Cari posisi yang memang sesuai dengan keterampilan yang sudah kamu miliki atau yang bisa kamu pelajari dengan cepat.

Pilih Negara Tujuan dengan Pertimbangan yang Matang

Setelah mengetahui bidang pekerjaan yang ingin dituju, kamu bisa mulai memilih negara.

Ada banyak negara yang membuka kesempatan bagi tenaga kerja asing, tetapi masing-masing memiliki aturan yang berbeda. Persyaratan pendidikan, bahasa, pengalaman kerja, usia, sertifikasi, hingga visa bisa berbeda antara satu negara dengan negara lainnya.

Baca Juga  Besaran Gaji Cleaning Service di Perkantoran, Ini Fakta Lengkap yang Perlu Anda Tahu

Jangan memilih negara hanya karena melihat video seseorang yang bekerja di sana dan mendapatkan penghasilan tertentu. Kondisi setiap pekerja bisa berbeda, termasuk biaya hidup, jenis pekerjaan, jam kerja, pajak, tempat tinggal, dan fasilitas yang diterima.

Sebelum menentukan tujuan, coba cari tahu beberapa hal berikut:

  • Jenis pekerjaan yang tersedia.
  • Persyaratan pendidikan.
  • Persyaratan bahasa.
  • Persyaratan pengalaman kerja.
  • Jenis visa yang digunakan.
  • Perkiraan biaya hidup.
  • Gaji dan sistem pembayaran.
  • Jam kerja dan aturan lembur.
  • Hak pekerja asing.
  • Biaya dan proses keberangkatan.

Tingkatkan Kemampuan Bahasa Asing

Bahasa adalah salah satu modal penting ketika ingin kerja di luar negeri. Bahkan jika pekerjaan yang ditawarkan tidak membutuhkan kemampuan bahasa tingkat tinggi, kemampuan berkomunikasi sehari-hari tetap sangat berguna.

Bayangkan kamu harus memahami instruksi kerja, berbicara dengan supervisor, membaca aturan keselamatan, berkomunikasi dengan rekan kerja, atau mengurus kebutuhan sehari-hari. Semua akan lebih mudah jika kamu memahami bahasa negara tujuan.

Mulailah belajar dari sekarang. Tidak perlu langsung mengejar kemampuan yang sangat tinggi. Fokus dulu pada percakapan dasar, kosakata pekerjaan, angka, waktu, arah, keselamatan kerja, dan istilah yang sering digunakan dalam pekerjaan.

  • Belajar kosakata setiap hari.
  • Latihan mendengarkan percakapan.
  • Berlatih memperkenalkan diri.
  • Pelajari istilah yang berkaitan dengan bidang pekerjaan.
  • Ikuti kursus jika membutuhkan struktur belajar yang lebih terarah.
  • Latihan wawancara menggunakan bahasa negara tujuan.

Tambah Pengalaman Kerja Sebelum Berangkat

Lulusan SMK memang bisa mencari kerja di luar negeri, tetapi pengalaman kerja bisa menjadi nilai tambah yang penting untuk sejumlah posisi.

Kalau belum mendapatkan pekerjaan di luar negeri setelah lulus, kamu tidak perlu langsung menganggap rencana tersebut gagal. Salah satu pilihan adalah mencari pengalaman kerja di Indonesia terlebih dahulu.

Misalnya lulusan SMK otomotif bisa bekerja di bengkel atau perusahaan otomotif. Lulusan teknik bisa mencari pengalaman di perusahaan manufaktur atau bidang maintenance. Lulusan perhotelan bisa mendapatkan pengalaman di hotel atau restoran.

Pengalaman tersebut bisa membantu kamu membangun CV sekaligus meningkatkan keterampilan sebelum mencoba melamar ke luar negeri.

Cari Lowongan dari Sumber yang Resmi

Ketika mencari kerja di luar negeri, bagian ini harus mendapat perhatian khusus. Jangan asal menerima tawaran dari akun media sosial atau seseorang yang mengaku sebagai agen.

Gunakan sumber lowongan yang bisa diverifikasi. Periksa perusahaan yang menawarkan pekerjaan dan pastikan jalur penempatannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk pencari kerja dari Indonesia, kamu juga dapat mencari informasi melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga terkait penempatan pekerja migran Indonesia. Informasi resmi penting digunakan untuk memahami prosedur, perlindungan, serta persyaratan keberangkatan.

Kalau menggunakan perusahaan penempatan atau lembaga tertentu, jangan ragu untuk mengecek legalitasnya terlebih dahulu.

Jangan Mudah Tergiur Gaji Besar

Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan pencari kerja pemula adalah langsung tertarik ketika melihat angka gaji yang besar.

Padahal, gaji bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kamu juga harus melihat biaya hidup dan potongan yang berlaku.

Misalnya, gaji terlihat tinggi tetapi biaya tempat tinggal, transportasi, makan, asuransi, dan kebutuhan lainnya juga tinggi. Jumlah uang yang bisa ditabung akhirnya belum tentu sebesar yang dibayangkan.

Sebelum menerima pekerjaan, coba hitung perkiraan pendapatan bersih dan pengeluaran bulanan. Dengan begitu, kamu bisa memiliki gambaran yang lebih realistis.

Periksa Kontrak Kerja dengan Teliti

Sudah mendapatkan lowongan? Jangan buru-buru berangkat. Baca kontrak kerja terlebih dahulu.

Pastikan informasi penting seperti posisi, gaji, jam kerja, lembur, lokasi kerja, masa kontrak, cuti, tempat tinggal, dan fasilitas lainnya tertulis dengan jelas.

  • Nama dan alamat perusahaan.
  • Posisi pekerjaan.
  • Lokasi kerja.
  • Gaji pokok.
  • Komponen tunjangan.
  • Ketentuan lembur.
  • Jam kerja.
  • Hari libur dan cuti.
  • Masa kontrak.
  • Ketentuan tempat tinggal.
  • Potongan atau biaya tertentu.
Baca Juga  Liburan ke Dubai dengan Budget Rp 1 Juta Sehari, Ini Itinerary 4 Hari 3 Malam

Kalau ada bagian yang tidak kamu pahami, tanyakan sebelum menandatangani dokumen. Jangan menandatangani kontrak hanya karena takut kehilangan kesempatan.

Siapkan Dokumen Sejak Awal

Dokumen menjadi bagian penting dalam proses kerja di luar negeri. Jangan menunggu sampai mendapatkan lowongan baru mulai mengurus semuanya.

Dokumen yang dibutuhkan bisa berbeda berdasarkan negara dan jalur pekerjaan. Namun, beberapa dokumen dasar yang umumnya perlu dipersiapkan antara lain:

  • Kartu identitas.
  • Paspor.
  • Ijazah SMK.
  • Transkrip atau dokumen pendidikan jika diperlukan.
  • CV atau daftar riwayat hidup.
  • Sertifikat keahlian.
  • Surat pengalaman kerja jika ada.
  • Dokumen pemeriksaan kesehatan jika dipersyaratkan.
  • Dokumen terkait visa atau izin kerja.
  • Dokumen tambahan sesuai negara tujuan.

Pastikan nama, tanggal lahir, dan informasi penting lainnya konsisten di berbagai dokumen. Kesalahan kecil pada dokumen bisa membuat proses administrasi menjadi lebih rumit.

Sertifikat Keahlian Bisa Menjadi Nilai Tambah

Kalau kamu masih punya waktu sebelum mencari kerja di luar negeri, pertimbangkan untuk menambah sertifikat atau pelatihan yang sesuai dengan bidangmu.

Contohnya, lulusan teknik dapat mengikuti pelatihan yang relevan dengan bidang teknisnya. Lulusan perhotelan bisa menambah pelatihan hospitality. Lulusan tata boga dapat mengembangkan keterampilan memasak atau keamanan pangan.

Tentu saja, tidak semua sertifikat otomatis diakui di setiap negara. Jadi, cek terlebih dahulu apakah sertifikat atau pelatihan tersebut relevan dengan pekerjaan yang kamu incar.

Buat CV yang Menonjolkan Keterampilan

Karena kamu merupakan lulusan SMK, jangan hanya menulis nama sekolah dan jurusan di CV. Tunjukkan keterampilan yang benar-benar kamu kuasai.

  • Pengalaman praktik kerja lapangan.
  • Pengalaman kerja.
  • Keahlian teknis.
  • Mesin atau peralatan yang pernah digunakan.
  • Sertifikat pelatihan.
  • Kemampuan bahasa asing.
  • Proyek yang pernah dikerjakan.
  • Prestasi yang relevan dengan pekerjaan.

Misalnya daripada hanya menulis “Jurusan Teknik Kendaraan Ringan”, kamu bisa menjelaskan pengalaman melakukan perawatan kendaraan, pemeriksaan komponen, atau pekerjaan teknis lain yang memang pernah dilakukan.

Pahami Jenis Visa atau Izin Kerja

Ini adalah bagian yang sangat penting. Setiap negara mempunyai sistem visa dan izin kerja sendiri. Jangan berangkat menggunakan status kunjungan biasa dengan tujuan bekerja jika aturan negara tersebut tidak mengizinkannya.

Sebelum berangkat, pastikan kamu mengetahui jenis izin yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut. Prosedurnya bisa melibatkan perusahaan pemberi kerja, otoritas imigrasi, kedutaan, atau lembaga terkait lainnya.

Jangan hanya mengandalkan informasi dari agen atau teman. Gunakan situs resmi pemerintah negara tujuan untuk memeriksa aturan terbaru.

Kenali Hak sebagai Pekerja Migran

Ketika bekerja di negara lain, kamu tetap memiliki hak sebagai pekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena itu, sebelum berangkat, pelajari kondisi ketenagakerjaan di negara tujuan.

Pahami bagaimana aturan mengenai gaji, jam kerja, lembur, hari libur, keselamatan kerja, asuransi, dan penyelesaian masalah ketenagakerjaan.

Mengetahui hak dan kewajiban sejak awal akan membuat kamu lebih siap ketika menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan kontrak.

Hati-Hati dengan Modus Penipuan Lowongan Kerja

Karena banyak orang tertarik mencari kerja di luar negeri, informasi lowongan palsu juga bisa bermunculan.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai adalah tawaran gaji yang tidak masuk akal, perusahaan tidak jelas, alamat tidak dapat diverifikasi, proses terlalu cepat, atau calon pekerja diminta membayar uang dalam jumlah besar tanpa rincian yang jelas.

  • Perusahaan tidak bisa diverifikasi.
  • Alamat kantor tidak jelas.
  • Kontrak tidak diberikan.
  • Rincian gaji berbeda antara iklan dan dokumen.
  • Diminta membayar biaya tanpa bukti yang jelas.
  • Dijanjikan pasti berangkat tanpa proses resmi.
  • Diminta menyerahkan dokumen pribadi tanpa penjelasan.
  • Lowongan hanya mengandalkan percakapan pribadi di media sosial.

Kalau menemukan kondisi seperti ini, lakukan pengecekan lebih lanjut sebelum memberikan uang atau dokumen penting.

Apakah Harus Punya Pengalaman Kerja?

Tidak selalu. Persyaratan pengalaman kerja tergantung posisi, perusahaan, dan negara tujuan.

Baca Juga  15+ Kutipan Inspiratif Tentang Kecantikan untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Ada lowongan yang menerima kandidat tanpa pengalaman panjang, tetapi ada juga pekerjaan yang membutuhkan pengalaman dan keterampilan tertentu.

Kalau kamu baru lulus SMK dan belum memiliki pengalaman kerja, manfaatkan pengalaman PKL, praktik sekolah, sertifikasi, proyek, atau keterampilan teknis sebagai bagian dari profil kamu.

Namun, jangan mengarang pengalaman. Tulis kemampuan sesuai kondisi sebenarnya agar tidak menjadi masalah ketika mengikuti tes atau wawancara.

Manfaatkan Pengalaman PKL sebagai Modal

Pengalaman Praktik Kerja Lapangan atau PKL jangan dianggap hanya sebagai kewajiban sekolah. Bagi lulusan SMK, pengalaman tersebut bisa menjadi bagian penting dari CV.

Ceritakan pekerjaan yang pernah kamu lakukan selama PKL, alat yang digunakan, tanggung jawab yang diberikan, dan keterampilan yang berhasil dipelajari.

Semakin jelas kamu menjelaskan pengalaman tersebut, semakin mudah perekrut memahami kemampuan yang kamu miliki.

Siapkan Dana untuk Proses Awal

Jangan berangkat dengan kondisi keuangan yang benar-benar kosong. Meskipun perusahaan memberikan beberapa fasilitas, kamu tetap mungkin membutuhkan dana untuk kebutuhan awal.

  • Transportasi.
  • Makanan dan kebutuhan harian.
  • Perlengkapan kerja.
  • Komunikasi.
  • Transportasi lokal.
  • Kebutuhan tempat tinggal jika tidak ditanggung perusahaan.
  • Keperluan darurat.

Jumlah dana yang dibutuhkan tentu berbeda-beda. Buat anggaran berdasarkan negara dan kota tujuan, serta kondisi kontrak pekerjaan yang kamu dapatkan.

Pertimbangkan Biaya Hidup, Bukan Hanya Gaji

Sebelum menerima tawaran kerja di luar negeri, coba buat simulasi sederhana.

Komponen Yang Perlu Dicek
Gaji Gaji pokok dan komponen tambahan
Tempat tinggal Ditanggung perusahaan atau bayar sendiri
Makan Perkiraan kebutuhan bulanan
Transportasi Biaya perjalanan ke tempat kerja
Pajak dan potongan Potongan yang berlaku sesuai negara
Asuransi Ketentuan perlindungan yang berlaku
Tabungan Perkiraan uang yang bisa disisihkan

Dengan simulasi sederhana ini, kamu bisa melihat gambaran kondisi keuangan secara lebih realistis.

Alur Sederhana Kerja di Luar Negeri untuk Lulusan SMK

Secara umum, prosesnya dapat digambarkan seperti berikut. Detail setiap tahap tentu berbeda tergantung negara dan jalur penempatan.

  • Tentukan bidang pekerjaan.
  • Pilih negara tujuan.
  • Pelajari persyaratan.
  • Tingkatkan kemampuan bahasa.
  • Siapkan dokumen.
  • Cari lowongan resmi.
  • Ikuti seleksi dan wawancara.
  • Dapatkan tawaran dan kontrak kerja.
  • Urus visa atau izin kerja.
  • Ikuti proses penempatan sesuai ketentuan.
  • Persiapkan keberangkatan.
  • Mulai bekerja sesuai kontrak dan izin yang dimiliki.

Tips untuk Lulusan SMK yang Baru Memulai

Kalau kamu baru lulus dan masih bingung harus mulai dari mana, jangan merasa harus langsung mendapatkan pekerjaan di luar negeri.

Mulailah dari meningkatkan kemampuan yang paling dekat dengan jurusanmu. Sambil belajar bahasa, cari informasi lowongan dan persyaratan negara tujuan.

  • Jangan menunggu sampai mahir untuk mulai belajar.
  • Gunakan pengalaman PKL sebagai bagian dari CV.
  • Bangun portofolio jika bidang pekerjaan memungkinkan.
  • Ikuti pelatihan yang relevan.
  • Pelajari bahasa negara tujuan.
  • Cari informasi dari sumber resmi.
  • Jangan terburu-buru membayar biaya penempatan.
  • Bandingkan beberapa pilihan pekerjaan.
  • Pelajari hak dan kewajiban pekerja migran.

Kerja di Luar Negeri

Peluang kerja di luar negeri bukan hanya untuk lulusan perguruan tinggi. Lulusan SMK juga bisa memiliki kesempatan bekerja di negara lain, terutama jika memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan.

Kunci utamanya adalah persiapan. Mulailah dengan menentukan bidang yang sesuai dengan jurusan dan kemampuanmu. Setelah itu, pilih negara tujuan, pelajari persyaratan, tingkatkan bahasa, siapkan dokumen, dan cari lowongan melalui sumber yang bisa dipercaya.

Jangan hanya melihat nominal gaji. Perhatikan juga biaya hidup, jam kerja, kontrak, fasilitas, visa, dan perlindungan sebagai pekerja. Kalau menggunakan agen atau lembaga penempatan, pastikan legalitas dan prosesnya dapat diverifikasi.

Dan yang tidak kalah penting, jangan mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan keberangkatan cepat dengan gaji fantastis. Proses kerja di luar negeri yang resmi memang membutuhkan persiapan dan administrasi.

Jadi, kalau kamu lulusan SMK dan punya keinginan untuk bekerja di luar negeri, tidak ada salahnya mulai mempersiapkannya dari sekarang. Tingkatkan skill, belajar bahasa, kumpulkan pengalaman, dan cari informasi secara bertahap. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai bisa menjadi lebih terbuka.

You Might Also Like

Cara Mendapatkan Pendanaan untuk UMKM agar Bisnis Bisa Berkembang

Tips Ampuh Berhenti Scroll HP Sebelum Tidur agar Tidak Susah Terlelap

Perbedaan Omzet dan Laba untuk Pemula, Jangan Sampai Salah!

Cara Mencari Kerja di Jepang dari Indonesia, Ini Persiapannya

Cara Menghitung Laba Bersih Usaha dengan Mudah untuk Pemula

TAGGED:cara kerja di luar negericara kerja ke luar negerikerja ke luar negerikerja luar negeri untuk pemulalowongan kerja luar negeri resmilulusan SMK kerja di luar negeripekerja migran Indonesiapekerjaan luar negeripeluang kerja di luar negerisyarat kerja di luar negeri
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler
Lowongan Pramudi Mikrotrans Jakarta Dibuka
BeritaKeuanganNasional

Lowongan Pramudi Mikrotrans Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar Terbaru 2026

Arazone Arazone April 24, 2026
Ukuran XXL untuk Berat Badan Berapa? Ini Cara Menentukannya
Panduan Cara Mengganti Tanggal Lahir di TikTok dengan Mudah
Xiaomi Pad 9 dan Pad 9 Pro Resmi Meluncur, Bawa Layar 144 Hz dan Baterai Jumbo
Cara Daftar Shopee Food Online Paling Cepat Lewat HP Terbaru 2026

BRKMAKASSAR.COM

BRK Makassar menyajikan berita terbaru Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan nasional. Informasi aktual, akurat, dan terpercaya setiap hari.
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
© brkmakassar.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?