BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Makassar
    • Sulsel
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
  • Oto
  • Sport
    • Sepakbola
    • Balap
  • Tekno
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips dan Trik
Reading: Cara Tetap Sehat Saat Bekerja Seharian di Depan Laptop dan Komputer
Share
BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Oto
  • Sport
  • Tekno
Search
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
Follow US
Cara Tetap Sehat Saat Bekerja Seharian di Depan Laptop dan Komputer
LifestyleKesehatan

Cara Tetap Sehat Saat Bekerja Seharian di Depan Laptop dan Komputer

kang nulis
Last updated: September 24, 2026 9:00 am
kang nulis Published September 24, 2026
Share
SHARE

Bekerja di depan komputer sudah menjadi rutinitas bagi banyak orang. Mulai dari karyawan kantor, freelancer, programmer, desainer, admin, content creator, sampai pemilik usaha bisa menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk di depan layar. Masalahnya, bekerja seharian di depan komputer tanpa kebiasaan yang tepat bisa membuat tubuh cepat lelah.

Inti Artikel
Kenapa Bekerja Seharian di Depan Komputer Bisa Membuat Tubuh Lelah?Atur Posisi Duduk agar Lebih NyamanSesuaikan Ketinggian MonitorJangan Menatap Layar Tanpa JedaBerkedip Lebih Sering dan Perhatikan Kenyamanan MataAtur Kecerahan Layar Sesuai Kondisi RuanganJangan Lupa Berdiri dan BergerakCoba Peregangan Ringan di Tengah Jam KerjaJaga Posisi Pergelangan TanganMinum Air Secara TeraturJangan Jadikan Kopi sebagai Pengganti IstirahatPilih Makanan yang Mendukung Aktivitas HarianJangan Selalu Makan di Depan KomputerBuat Jeda Kerja yang TerencanaAtur Pencahayaan RuanganGunakan Headset dengan BijakJangan Abaikan Nyeri yang BerulangTetap Berolahraga di Luar Jam KerjaJaga Kualitas TidurBuat Area Kerja yang Membuatmu Betah tapi Tetap SehatKebiasaan Kecil yang Bisa Mulai Dilakukan Hari IniBekerja Seharian Depan Komputer Biar AmanFAQ Seputar Bekerja Seharian di Depan KomputerApakah bekerja di depan komputer seharian berbahaya?Berapa lama sebaiknya duduk sebelum berdiri?Bagaimana cara menjaga mata saat bekerja di depan komputer?Apakah bekerja sambil duduk di tempat tidur boleh?Apa yang bisa dilakukan jika leher dan bahu sering pegal saat bekerja?

Mata terasa berat, leher kaku, bahu pegal, pinggang tidak nyaman, bahkan kepala terasa pusing setelah berjam-jam menatap monitor. Belum lagi kebiasaan duduk terlalu lama, jarang bergerak, makan tidak teratur, dan lupa minum karena terlalu fokus menyelesaikan pekerjaan.

Padahal, menjaga kesehatan saat bekerja tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Beberapa kebiasaan sederhana seperti mengatur posisi duduk, mengambil jeda secara berkala, menjaga jarak pandang ke layar, minum cukup air, dan tetap aktif bergerak bisa membantu membuat aktivitas kerja terasa lebih nyaman. Cara Tetap Sehat Saat Bekerja Seharian di Depan Laptop dan Komputer

Kenapa Bekerja Seharian di Depan Komputer Bisa Membuat Tubuh Lelah?

Saat bekerja di depan komputer, tubuh memang terlihat tidak banyak bergerak. Namun, bukan berarti tubuh benar-benar tidak bekerja. Mata terus fokus pada layar, otot leher dan bahu mempertahankan posisi kepala, sementara punggung dan pinggang menopang tubuh selama duduk.

Jika posisi tersebut dipertahankan terlalu lama tanpa jeda, rasa tidak nyaman bisa semakin terasa. Konsentrasi juga dapat menurun ketika tubuh sudah mulai lelah.

Selain faktor fisik, pekerjaan di depan komputer juga sering membuat seseorang lupa waktu. Awalnya berniat duduk sebentar untuk menyelesaikan satu tugas, tahu-tahu sudah beberapa jam berlalu.

Atur Posisi Duduk agar Lebih Nyaman

Salah satu hal paling penting ketika bekerja seharian di depan komputer adalah memperhatikan posisi tubuh. Kursi yang terlalu rendah, meja terlalu tinggi, atau monitor terlalu jauh bisa membuat tubuh bekerja lebih keras untuk mempertahankan posisi.

Usahakan duduk dengan posisi yang nyaman dan tidak membungkuk. Punggung mendapatkan dukungan dari sandaran kursi, sementara kaki dapat menapak dengan stabil. Bahu sebaiknya tidak terus-menerus terangkat atau tegang.

Kamu tidak perlu memaksakan posisi tubuh yang terasa kaku hanya karena ingin terlihat “tegak”. Yang lebih penting adalah posisi kerja yang nyaman, stabil, dan dapat dipertahankan tanpa membuat bagian tubuh tertentu terus-menerus menegang.

Sesuaikan Ketinggian Monitor

Monitor yang terlalu rendah sering membuat kepala cenderung menunduk. Sebaliknya, monitor yang terlalu tinggi juga bisa membuat posisi leher kurang nyaman.

Atur monitor sehingga kamu dapat melihat layar dengan nyaman tanpa harus terus menundukkan kepala. Jika menggunakan laptop dalam waktu lama, pertimbangkan menggunakan stand laptop atau penyangga agar posisi layar lebih sesuai, kemudian gunakan keyboard dan mouse eksternal jika diperlukan.

Penyesuaian sederhana ini dapat membuat area kerja terasa lebih nyaman, terutama jika kamu menghabiskan banyak jam di depan komputer setiap hari.

Jangan Menatap Layar Tanpa Jeda

Mata juga membutuhkan waktu istirahat. Ketika fokus pada layar terlalu lama, seseorang bisa lupa berkedip atau terus mempertahankan fokus pada jarak yang sama.

Baca Juga  Cara Pindah Faskes BPJS Lewat WA PANDAWA 2026 Tanpa Harus Antri

Salah satu kebiasaan yang bisa dicoba adalah menerapkan aturan 20-20-20. Setelah sekitar 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke sesuatu yang berjarak sekitar 20 kaki atau kurang lebih 6 meter selama sekitar 20 detik.

Aturan tersebut bukan berarti kamu harus menghentikan pekerjaan setiap 20 menit. Intinya adalah memberikan kesempatan kepada mata untuk tidak terus-menerus fokus pada jarak dekat.

Berkedip Lebih Sering dan Perhatikan Kenyamanan Mata

Saat berkonsentrasi di depan komputer, frekuensi berkedip bisa berkurang. Akibatnya, mata dapat terasa kering atau tidak nyaman.

Biasakan menyadari kondisi mata ketika bekerja. Jika mata mulai terasa kering, berikan jeda dari layar dan berkediplah secara normal. Kamu juga bisa mengatur pencahayaan ruangan agar tidak terlalu gelap atau terlalu menyilaukan dibandingkan layar.

Jika keluhan mata berlangsung terus-menerus atau mengganggu aktivitas, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penilaian yang sesuai.

Atur Kecerahan Layar Sesuai Kondisi Ruangan

Layar yang terlalu terang di ruangan gelap atau terlalu redup di ruangan yang sangat terang sama-sama bisa terasa kurang nyaman. Tidak ada satu tingkat kecerahan yang cocok untuk semua orang dan semua ruangan.

Cobalah menyesuaikan brightness dan ukuran teks sampai terasa nyaman bagi mata. Jika sering membaca dokumen panjang, ukuran font yang sedikit lebih besar juga dapat membantu mengurangi kebutuhan untuk terus memicingkan mata.

Jangan Lupa Berdiri dan Bergerak

Ini salah satu kebiasaan yang sering dilupakan ketika bekerja seharian. Karena pekerjaan dilakukan menggunakan komputer, kita merasa cukup duduk dari pagi sampai sore.

Padahal, tubuh tetap membutuhkan gerakan. Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat di tengah jam kerja. Berdiri sebentar, berjalan mengambil air minum, pergi ke toilet, melakukan peregangan ringan, atau berjalan sebentar saat menerima telepon bisa menjadi cara sederhana untuk mengurangi waktu duduk tanpa jeda.

Kalau pekerjaan memungkinkan, gunakan jeda kecil di antara tugas sebagai kesempatan untuk berdiri. Jangan menunggu tubuh terasa sangat pegal baru bergerak.

Coba Peregangan Ringan di Tengah Jam Kerja

Peregangan ringan bisa dilakukan tanpa meninggalkan meja terlalu lama. Misalnya, kamu bisa menggerakkan bahu secara perlahan, meregangkan tangan, menggerakkan pergelangan tangan, atau berdiri dan mengubah posisi tubuh.

Lakukan gerakan dengan nyaman dan jangan memaksakan bagian tubuh yang terasa sakit. Peregangan seharusnya terasa ringan, bukan menjadi aktivitas yang menyebabkan nyeri.

Jaga Posisi Pergelangan Tangan

Keyboard dan mouse digunakan hampir terus-menerus oleh sebagian pekerja. Karena itu, posisi tangan dan pergelangan juga perlu diperhatikan.

Usahakan pergelangan tangan berada dalam posisi yang nyaman ketika mengetik atau menggunakan mouse. Jangan terus-menerus memberikan tekanan berlebihan pada bagian tertentu. Jika merasa tangan atau pergelangan mulai tidak nyaman, ambil jeda dan ubah posisi.

Peralatan kerja yang sesuai dengan kebutuhan juga dapat membantu. Namun, peralatan mahal bukan satu-satunya solusi. Penyesuaian sederhana terhadap posisi keyboard, mouse, meja, dan kursi sering kali sudah membuat perbedaan dalam kenyamanan kerja.

Minum Air Secara Teratur

Ketika sedang mengejar deadline, minum sering menjadi urusan terakhir yang dipikirkan. Padahal, tubuh tetap membutuhkan cairan selama beraktivitas.

Letakkan botol atau gelas air di tempat yang mudah dijangkau. Dengan begitu, kamu tidak harus menunggu sampai merasa sangat haus untuk minum.

Jumlah kebutuhan cairan setiap orang bisa berbeda tergantung berbagai faktor seperti aktivitas, lingkungan, kondisi tubuh, dan pola makan. Jadi, fokuslah pada kebiasaan minum secara teratur dan perhatikan sinyal tubuh.

Jangan Jadikan Kopi sebagai Pengganti Istirahat

Kopi sering menjadi teman pekerja kantoran. Minum kopi boleh saja bagi orang yang cocok dan tidak memiliki kondisi yang membuat konsumsi kafein perlu dibatasi. Namun, jangan mengandalkan kopi untuk menggantikan tidur atau istirahat yang cukup.

Kalau tubuh sudah sangat lelah, menambah kopi belum tentu menyelesaikan masalah utamanya. Yang lebih penting adalah menjaga pola tidur, memberikan jeda saat bekerja, dan mengatur beban aktivitas secara realistis.

Baca Juga  Gratis Masuk TMII Setiap Weekend September 2026, Ini Syarat dan Ketentuannya

Pilih Makanan yang Mendukung Aktivitas Harian

Makan siang sambil tetap mengetik memang praktis, tetapi jangan sampai kebiasaan kerja membuat pola makan berantakan. Usahakan tetap makan secara teratur dan pilih makanan yang cukup beragam.

Dalam pola makan sehari-hari, kamu bisa mengombinasikan sumber karbohidrat, protein, sayur, buah, dan sumber lemak sesuai kebutuhan tubuh. Tidak perlu mencari menu yang rumit. Makanan rumahan yang sederhana pun bisa menjadi pilihan selama pola makannya seimbang.

Jangan Selalu Makan di Depan Komputer

Kalau memungkinkan, gunakan waktu makan sebagai kesempatan untuk benar-benar meninggalkan meja kerja. Selain memberikan jeda mental dari pekerjaan, kamu juga bisa menggunakan waktu tersebut untuk berdiri dan mengubah posisi tubuh.

Makan sambil tetap membaca email, membalas pesan kerja, atau mengikuti rapat online juga bisa membuat waktu istirahat terasa seperti bagian dari jam kerja. Cobalah memberi batas yang lebih jelas antara waktu makan dan pekerjaan.

Buat Jeda Kerja yang Terencana

Jangan hanya mengandalkan ingatan untuk beristirahat. Ketika sedang fokus, sangat mudah lupa waktu. Kamu bisa menggunakan alarm, kalender, aplikasi pengingat, atau timer sederhana untuk mengingatkan kapan waktunya berdiri dan beristirahat sejenak.

Contoh pola sederhana yang bisa dicoba adalah bekerja dalam satu periode fokus, kemudian mengambil jeda singkat untuk berdiri, minum, atau melihat jauh dari layar. Setelah itu, kembali bekerja.

Pola tersebut bisa disesuaikan dengan jenis pekerjaan. Tidak semua pekerjaan memungkinkan jeda pada waktu yang sama, terutama jika sedang rapat atau melayani pelanggan. Yang penting adalah membangun kebiasaan agar tubuh tidak berada dalam posisi yang sama sepanjang hari.

Kebiasaan Yang Bisa Dilakukan Manfaat Utama
Posisi duduk Atur kursi dan meja agar nyaman Mendukung kenyamanan tubuh
Jeda mata Alihkan pandangan dari layar secara berkala Mengurangi ketegangan akibat fokus dekat
Gerak tubuh Berdiri dan berjalan sebentar Mengurangi waktu duduk tanpa jeda
Minum Sediakan air di dekat meja Membantu menjaga asupan cairan
Peregangan Lakukan gerakan ringan saat jeda Membantu tubuh terasa lebih rileks

Atur Pencahayaan Ruangan

Selain layar, kondisi ruangan juga memengaruhi kenyamanan saat bekerja. Ruangan yang terlalu gelap, pantulan cahaya pada monitor, atau lampu yang langsung mengenai mata bisa mengganggu.

Atur posisi meja dan monitor agar pantulan cahaya tidak mengganggu pandangan. Gunakan pencahayaan yang cukup untuk membaca dokumen atau melihat area kerja tanpa membuat layar terlihat terlalu kontras.

Gunakan Headset dengan Bijak

Bagi orang yang bekerja melalui video conference atau sering menerima telepon, headset mungkin menjadi bagian dari perlengkapan kerja. Namun, penggunaan headset juga sebaiknya tetap nyaman.

Atur volume pada tingkat yang tidak terlalu keras dan berikan jeda jika tidak sedang membutuhkan audio. Jika telinga terasa tidak nyaman setelah bekerja, kurangi paparan suara dan perhatikan kondisi tersebut.

Jangan Abaikan Nyeri yang Berulang

Rasa pegal ringan setelah duduk lama mungkin menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan perubahan posisi atau jeda. Namun, jika nyeri terus berulang, semakin berat, mengganggu aktivitas, atau disertai gejala lain, jangan hanya menganggapnya sebagai efek biasa dari bekerja di depan komputer.

Evaluasi kembali kebiasaan kerja dan pertimbangkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika keluhan tidak membaik. Penanganan yang tepat dapat bergantung pada penyebab keluhan yang dialami masing-masing orang.

Tetap Berolahraga di Luar Jam Kerja

Jeda di tengah pekerjaan memang penting, tetapi aktivitas tersebut tidak menggantikan kebutuhan untuk tetap aktif secara keseluruhan. Jika sebagian besar hari dihabiskan di depan komputer, sisihkan waktu untuk aktivitas fisik di luar jam kerja.

Kamu tidak harus langsung melakukan olahraga yang berat. Jalan kaki, bersepeda, berenang, latihan kekuatan, atau aktivitas fisik lain yang sesuai dengan kondisi tubuh bisa menjadi pilihan.

Pilih aktivitas yang realistis dan bisa dilakukan secara konsisten. Olahraga yang sederhana tetapi rutin biasanya lebih mudah dipertahankan dibandingkan program yang terlalu berat tetapi hanya dilakukan sesekali.

Baca Juga  Cara Membedakan Kualitas Jahitan Baju yang Bagus dan yang Buruk Secara Kasat Mata

Jaga Kualitas Tidur

Menjaga kesehatan saat bekerja seharian tidak hanya dilakukan ketika sedang duduk di depan komputer. Waktu di luar pekerjaan juga sangat penting, termasuk tidur.

Usahakan memiliki jadwal tidur yang cukup dan relatif konsisten. Jangan menjadikan lembur atau pekerjaan malam sebagai kebiasaan rutin jika sebenarnya tidak diperlukan.

Tubuh yang kurang istirahat dapat membuat aktivitas kerja terasa lebih berat pada hari berikutnya. Konsentrasi dan energi juga bisa ikut terpengaruh.

Buat Area Kerja yang Membuatmu Betah tapi Tetap Sehat

Kalau bekerja dari rumah, godaan untuk bekerja sambil duduk di sofa atau tempat tidur memang besar. Sesekali mungkin terasa nyaman, tetapi untuk pekerjaan berjam-jam, sebaiknya gunakan area kerja yang lebih mendukung.

Meja yang cukup luas, kursi yang nyaman, monitor pada posisi yang sesuai, pencahayaan yang baik, serta ruang untuk bergerak dapat membuat rutinitas kerja menjadi lebih menyenangkan.

Area kerja yang rapi juga bisa membuat kamu lebih mudah fokus. Tidak harus menggunakan peralatan mahal. Sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kemampuan yang tersedia.

Kebiasaan Kecil yang Bisa Mulai Dilakukan Hari Ini

Kalau semua tips di atas terasa terlalu banyak, tidak perlu langsung menerapkannya sekaligus. Pilih dua atau tiga kebiasaan yang paling mudah dilakukan terlebih dahulu.

Misalnya, mulai dengan menyediakan botol air di meja dan memasang pengingat untuk berdiri secara berkala. Setelah terbiasa, kamu bisa memperbaiki posisi monitor, mengatur pencahayaan, kemudian mulai memasukkan aktivitas fisik ke dalam rutinitas harian.

Perubahan kecil seperti ini sering kali lebih mudah dipertahankan. Tujuannya bukan membuat rutinitas kerja menjadi sempurna, tetapi membuat tubuh mendapatkan perhatian yang cukup di tengah kesibukan.

Bekerja Seharian Depan Komputer Biar Aman

Tips tetap sehat saat bekerja seharian di depan komputer pada dasarnya dimulai dari kebiasaan sederhana. Jangan hanya fokus menyelesaikan pekerjaan sampai lupa bahwa tubuh juga membutuhkan jeda, gerakan, cairan, makanan yang cukup, dan istirahat.

Atur posisi duduk, sesuaikan monitor, berikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat, berdiri secara berkala, lakukan peregangan ringan, dan tetap aktif di luar jam kerja. Jangan lupa menjaga kualitas tidur agar tubuh memiliki waktu untuk beristirahat setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.

Yang terpenting, jangan menunggu sampai tubuh benar-benar terasa tidak nyaman baru mulai memperbaiki kebiasaan. Ketika bekerja seharian sudah menjadi bagian dari rutinitas, menjaga kesehatan sebaiknya juga menjadi bagian dari rutinitas tersebut.

FAQ Seputar Bekerja Seharian di Depan Komputer

Apakah bekerja di depan komputer seharian berbahaya?

Aktivitas di depan komputer dalam waktu lama dapat membuat tubuh mengalami kelelahan, terutama jika dilakukan tanpa jeda dan dengan posisi kerja yang kurang nyaman. Karena itu, penting untuk mengatur posisi kerja, memberikan jeda, bergerak secara berkala, dan menjaga kebiasaan hidup sehat.

Berapa lama sebaiknya duduk sebelum berdiri?

Tidak ada satu durasi yang wajib berlaku untuk semua orang. Prinsip yang penting adalah menghindari duduk terus-menerus dalam waktu lama. Gunakan jeda di antara pekerjaan untuk berdiri, berjalan, atau mengubah posisi tubuh.

Bagaimana cara menjaga mata saat bekerja di depan komputer?

Berikan jeda dari layar secara berkala, berkedip secara normal, sesuaikan tingkat kecerahan layar dengan kondisi ruangan, dan pastikan teks pada layar mudah dibaca. Jika keluhan mata terus berlangsung atau mengganggu aktivitas, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Apakah bekerja sambil duduk di tempat tidur boleh?

Untuk pekerjaan singkat mungkin terasa nyaman, tetapi tempat tidur biasanya tidak dirancang sebagai area kerja berjam-jam. Jika harus bekerja dalam waktu lama, lebih baik gunakan meja dan kursi yang memungkinkan posisi tubuh lebih stabil dan nyaman.

Apa yang bisa dilakukan jika leher dan bahu sering pegal saat bekerja?

Periksa kembali posisi monitor, kursi, meja, dan kebiasaan duduk. Berikan jeda untuk berdiri dan lakukan gerakan ringan yang nyaman. Jika nyeri sering muncul, semakin berat, atau tidak membaik, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

You Might Also Like

Gratis Masuk TMII Setiap Weekend September 2026, Ini Syarat dan Ketentuannya

Influenza A Mudah Menular pada Anak, Kenali Faktor Risikonya

Harga Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Tembus Rp6,5 Juta, Ini Rinciannya

Anak Digigit Nyamuk dan Muncul Bentol Merah, Begini Cara Mengatasinya

Cara Kerja di Luar Negeri untuk Lulusan SMK, Ini Persiapannya

TAGGED:bekerja di depan komputerkebiasaan kerja sehatkesehatan pekerja kantorankesehatan saat bekerjamenjaga kesehatanproduktivitas kerjatips bekerja di depan komputertips kesehatan kerjatips WFHwork from home
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler
Grok Build Jadi Senjata Baru xAI untuk Saingi Claude Code dan OpenAI Codex
BeritaGadgetInternasionalTekno

Grok Build Jadi Senjata Baru xAI untuk Saingi Claude Code dan OpenAI Codex

Arazone Arazone Mei 26, 2026
BYD Atto 2 Terbaru Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 190 Jutaan
Cara Mendapatkan Pendanaan untuk UMKM agar Bisnis Bisa Berkembang
Cara Cek Saldo KIP 2026 Lewat HP, Orang Tua Kini Bisa Pantau Dana PIP dari Rumah
Cara Buat Server Minecraft 2026: Panduan Lengkap, Cepat, dan Anti Lag untuk Pemula hingga Pro

BRKMAKASSAR.COM

BRK Makassar menyajikan berita terbaru Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan nasional. Informasi aktual, akurat, dan terpercaya setiap hari.
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
© brkmakassar.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?