Brkmakassar.com, Jakarta – Cristiano Ronaldo kembali menambah koleksi golnya menjadi 980 sepanjang karier profesional setelah membantu Al Nassr mengalahkan Diriyah dengan skor 3-0 dalam lanjutan Liga Arab Saudi, Jumat (9/10/2026). Pencapaian tersebut membuat pemain berusia 41 tahun itu hanya membutuhkan 20 gol lagi untuk mencapai tonggak 1.000 gol. Namun, pencapaiannya turut menjadi bahan perdebatan di media sosial di tengah kontroversi yang melibatkan dirinya dan tim nasional Portugal.
Gol tersebut tercipta pada menit ke-23 di Al Awwal Park, Riyadh. Ronaldo bergerak cepat menyambut bola pantul hasil tembakan Kingsley Coman yang berhasil ditepis kiper Diriyah, Waleed Abdullah. Dari jarak dekat, kapten Al Nassr itu menyelesaikan peluang tersebut dan membawa timnya unggul.
Al Nassr kemudian memperbesar keunggulan melalui Samu Costa pada menit ke-34. Kingsley Coman memastikan kemenangan 3-0 pada menit ke-77 setelah memanfaatkan serangan balik. Hasil ini sekaligus menjadi awal positif bagi Al Nassr saat kompetisi domestik kembali berlangsung setelah jeda pertandingan internasional.

Rekor Gol Ronaldo Mendekati Angka 1.000
Gol ke-980 menjadi pencapaian penting dalam perjalanan karier Ronaldo. Dengan tambahan tersebut, ia semakin dekat dengan target 1.000 gol yang selama ini menjadi salah satu tonggak individu paling banyak dibicarakan dalam sepak bola.
Meski telah berusia 41 tahun, Ronaldo masih menjadi bagian penting dalam lini serang Al Nassr. Gol ke gawang Diriyah juga memperlihatkan kemampuannya membaca arah bola dan bereaksi cepat di dalam kotak penalti.
Ronaldo tidak membutuhkan penyelesaian yang rumit untuk mencetak gol tersebut. Ia memanfaatkan bola muntah dari tendangan Coman yang gagal diamankan dengan sempurna oleh penjaga gawang lawan. Respons cepatnya membuat Al Nassr memperoleh keunggulan pada awal pertandingan.
Tambahan gol itu membuat Ronaldo tinggal berjarak 20 gol dari target 1.000 gol. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai angka tersebut tetap bergantung pada kesempatan bermain, kondisi pertandingan, dan produktivitasnya dalam laga-laga berikutnya.
Suporter Al Nassr Berikan Sambutan Khusus
Di tengah sorotan terhadap persoalan yang dialaminya bersama tim nasional Portugal, Ronaldo tetap menerima dukungan dari para penggemar Al Nassr. Sebelum pertandingan melawan Diriyah dimulai, suporter membentangkan spanduk berukuran besar dengan tulisan “Greatness Is Earned” atau kehebatan diraih melalui usaha.
Spanduk tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada Ronaldo yang telah mencatatkan banyak pencapaian sepanjang kariernya. Sambutan itu juga memperlihatkan bahwa kontroversi di level tim nasional tidak serta-merta menghilangkan dukungan sebagian pendukungnya di klub.
Setelah pertandingan, Ronaldo turut menyampaikan pesan singkat melalui media sosial yang menekankan bahwa tim telah menyelesaikan tugasnya dan siap melanjutkan perjuangan. Kemenangan tersebut juga membantu Al Nassr menjaga persaingan di papan atas klasemen Liga Arab Saudi.
Mengapa Gol Ronaldo Justru Mengundang Cibiran?
Di media sosial, pencapaian Ronaldo tidak hanya mendapat pujian. Sejumlah pengguna melontarkan komentar sinis yang menyoroti proses terjadinya gol, termasuk anggapan bahwa Ronaldo memanfaatkan peluang yang sebelumnya diciptakan oleh rekan setimnya.
Beberapa komentar juga mempertanyakan kontribusi Ronaldo dalam situasi tersebut, sedangkan pengguna lain menyampaikan sindiran terkait usianya dan perjalanan menuju 1.000 gol. Reaksi semacam ini memperlihatkan bahwa pencapaian pemain bintang kerap memicu perdebatan di antara penggemar sepak bola.
Meski demikian, komentar negatif tersebut tidak mewakili seluruh respons publik. Sebagian warganet justru memberikan apresiasi karena Ronaldo masih mampu mencetak gol pada usia 41 tahun. Mereka menilai konsistensi mencetak gol selama karier panjang merupakan pencapaian tersendiri.
Perlu dicatat bahwa komentar di media sosial bersifat subjektif. Cibiran terhadap cara Ronaldo mencetak gol tidak mengubah catatan pertandingan bahwa ia menjadi pencetak gol pembuka dalam kemenangan Al Nassr atas Diriyah.
Kontroversi dengan Pelatih Portugal Menjadi Sorotan
Gol ke-980 Ronaldo tercipta setelah dirinya menjadi pusat perhatian akibat persoalan dengan pelatih tim nasional Portugal, Jorge Jesus. Perselisihan tersebut berkaitan dengan keputusan pelatih yang tidak memainkannya saat Portugal menghadapi Norwegia dalam agenda pertandingan internasional.
Menurut penjelasan Ronaldo, sebelumnya terdapat pembicaraan bahwa ia akan memperoleh kesempatan bermain sekitar 30 menit. Ia mengaku telah melakukan pemanasan, tetapi akhirnya tidak diturunkan. Ronaldo kemudian menyampaikan keberatan atas situasi tersebut dan menilai kesepakatan yang ia pahami tidak dijalankan sebagaimana mestinya.
Ronaldo akhirnya meninggalkan pemusatan latihan Portugal menjelang pertandingan melawan Denmark. Keputusan itu memicu perhatian luas karena ia merupakan kapten tim nasional dan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal.
Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi proses disiplin. Ronaldo menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya meninggalkan pemusatan latihan dan mengakui bahwa keputusannya dapat menimbulkan konsekuensi. Ia juga menyatakan tetap ingin membela Portugal apabila masih mampu memberikan kontribusi kepada tim.
Federasi Portugal Jatuhkan Penangguhan Sementara
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) telah membuka proses disiplin terhadap Ronaldo dan memberlakukan penangguhan sementara selama pemeriksaan berlangsung. Langkah ini diambil setelah insiden kepergiannya dari pemusatan latihan tim nasional.
Penangguhan sementara tersebut perlu dibedakan dari keputusan akhir mengenai hukuman disiplin. Proses pemeriksaan masih bertujuan menentukan konsekuensi yang sesuai dengan aturan federasi. Karena itu, durasi dan dampak akhir terhadap kesempatan Ronaldo membela Portugal perlu merujuk pada keputusan resmi setelah proses tersebut selesai.
Peraturan disiplin sepak bola Portugal memungkinkan sanksi yang lebih berat bagi pemain yang meninggalkan kegiatan tim nasional tanpa alasan yang dapat diterima. Namun, penerapan aturan terhadap kasus tertentu tetap bergantung pada hasil pemeriksaan dan penilaian otoritas disiplin.
Situasi ini membuat Ronaldo menghadapi dua sorotan sekaligus: pencapaian produktivitasnya bersama Al Nassr dan persoalan disiplin di tingkat tim nasional. Meski demikian, gol ke-980 yang dicetaknya melawan Diriyah menunjukkan bahwa ia kembali berkontribusi langsung bagi klub setelah jeda internasional.
Fokus Berikutnya: Mengejar 1.000 Gol
Dengan koleksi 980 gol, perhatian berikutnya tertuju pada seberapa cepat Ronaldo dapat mencapai angka 1.000. Ia masih memiliki kesempatan menambah gol melalui pertandingan Al Nassr di kompetisi domestik dan turnamen lainnya.
Namun, pencapaian tersebut tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan jumlah gol saat ini. Produktivitas pemain dipengaruhi banyak faktor, mulai dari menit bermain dan strategi tim hingga kondisi fisik serta kualitas lawan yang dihadapi.
Bagi Al Nassr, kontribusi Ronaldo tetap penting dalam upaya mempertahankan posisi di papan atas. Kemenangan atas Diriyah juga menjadi hasil positif bagi tim yang berusaha menjaga persaingan gelar pada musim 2026–2027.
Gol Ronaldo
Cristiano Ronaldo mencetak gol ke-980 dalam kemenangan Al Nassr 3-0 atas Diriyah pada Jumat (9/10/2026). Gol yang lahir pada menit ke-23 tersebut membuatnya hanya membutuhkan 20 gol lagi untuk mencapai tonggak 1.000 gol sepanjang karier profesional.
Pencapaian itu disambut dukungan suporter Al Nassr, tetapi juga memunculkan cibiran dari sebagian pengguna media sosial. Di luar lapangan, Ronaldo masih menghadapi proses disiplin dari federasi Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan menyusul perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.
Dengan proses disiplin yang masih berjalan, perkembangan karier Ronaldo bersama tim nasional tetap menjadi perhatian. Sementara itu, di level klub, ia kembali menunjukkan kontribusinya dengan mencetak gol dan membantu Al Nassr meraih kemenangan penting. (*)
