Brkmakassar.com – Vivo resmi memperkenalkan smartphone terbaru dari lini Y-series, yakni Vivo Y600i, di China pada Jumat (25/9/2026) waktu setempat. Ponsel ini mengusung dua fitur andalan yang menjadi sorotan utama, yaitu baterai berkapasitas jumbo 8.000 mAh dan layar dengan refresh rate hingga 120 Hz.
Kapasitas baterai sebesar itu dipadukan dengan dukungan pengisian daya berkabel 44 watt. Vivo mengklaim baterai Y600i masih mampu mempertahankan setidaknya 80 persen kapasitas setelah melewati 1.500 siklus pengisian daya. Klaim ini menunjukkan fokus perusahaan pada daya tahan jangka panjang, bukan sekadar kapasitas awal yang besar.
Berdasarkan pengujian laboratorium internal Vivo, ponsel ini dapat digunakan untuk memutar video pendek hingga 25 jam secara terus-menerus dan navigasi hingga 16 jam. Angka-angka tersebut menempatkan Y600i sebagai salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan ketahanan baterai tinggi dalam kategori harga menengah ke bawah.

Layar 120 Hz dan Pengalaman Visual
Vivo Y600i dibekali layar LCD berukuran 6,87 inci dengan resolusi 1.592 × 720 piksel. Meskipun resolusinya berada di kelas HD+, panel ini mendukung refresh rate 120 Hz yang membuat pergerakan objek dan animasi terlihat lebih mulus.
Manfaat refresh rate tinggi paling terasa saat pengguna menggulir halaman media sosial, berpindah antar-menu, atau memainkan game yang mendukung frekuensi tinggi. Tingkat kecerahan layar mencapai 1.300 nit dalam mode High Brightness Mode (HBM), sehingga masih cukup nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Panel tersebut juga mendukung DC dimming untuk mengurangi kedipan pada tingkat kecerahan rendah. Vivo menyertakan sertifikasi TÜV Rheinland untuk perlindungan terhadap paparan cahaya biru rendah melalui perangkat lunak, yang diharapkan dapat membantu mengurangi kelelahan mata pada penggunaan jangka panjang.
Performa dan Memori
Di sektor performa, Vivo Y600i ditenagai chipset Snapdragon 4 Gen 2. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR4X berkapasitas 6 GB dan penyimpanan internal UFS 2.2 sebesar 256 GB. Kapasitas penyimpanan masih dapat diperluas menggunakan kartu memori mikroSD hingga 2 TB.
Vivo juga menyertakan teknologi Memory Fusion yang memungkinkan kapasitas RAM ditambah secara virtual hingga 12 GB. Fitur ini berguna untuk menjaga kelancaran multitasking, terutama saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus atau bermain game ringan hingga menengah.
Sistem operasi yang digunakan adalah OriginOS 6 berbasis Android 16. Kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak ini menempatkan Y600i di segmen entry-level hingga mid-range bawah, dengan penekanan pada efisiensi daya dan daya tahan baterai.
Kamera dan Fitur Pendukung
Pada sektor fotografi, Vivo Y600i mengandalkan kamera utama 50 megapiksel dengan aperture f/1.8 dan dukungan autofocus. Kamera depan beresolusi 8 megapiksel. Spesifikasi kamera ini cukup standar untuk kelas harganya, dengan fokus utama pada kebutuhan fotografi sehari-hari.
Fitur pendukung lainnya mencakup pemindai sidik jari kapasitif yang ditempatkan di sisi bodi, Bluetooth 5.1, dukungan dual-SIM 5G, port USB Type-C, serta infrared blaster yang memudahkan penggunaan ponsel sebagai remote kontrol perangkat elektronik rumah tangga.
Vivo juga membekali Y600i dengan fitur perlindungan anti-penipuan berbasis AI. Fitur ini dirancang untuk membantu mengidentifikasi panggilan scam, memberikan lapisan keamanan tambahan bagi pengguna yang sering menerima panggilan dari nomor tidak dikenal.
Ketahanan Fisik yang Ditingkatkan
Dari sisi ketahanan, Vivo Y600i mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, ponsel ini tahan terhadap debu dan dapat terendam air dalam kondisi tertentu sesuai standar pengujian. Selain itu, perangkat ini memperoleh sertifikasi ketahanan terhadap benturan bintang lima dari SGS, lembaga pengujian independen.
Kombinasi sertifikasi IP68/IP69 dan ketahanan benturan memberikan nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan ponsel yang lebih tahan banting untuk aktivitas sehari-hari atau lingkungan yang kurang ideal.
Harga dan Ketersediaan
Vivo Y600i dibanderol 1.999 yuan atau sekitar Rp 5,3 juta untuk varian RAM 6 GB dan penyimpanan 256 GB di pasar China. Ponsel ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Stardust, Sky Blue, dan Midnight Black.
Vivo menjadwalkan penjualan Y600i di China mulai 30 September 2026. Hingga saat ini belum ada informasi resmi apakah smartphone ini akan dipasarkan di Indonesia atau tidak. Jika hadir di tanah air, posisinya berpotensi menjadi salah satu pilihan di segmen harga menengah bawah dengan daya tahan baterai sebagai keunggulan utama.
Posisi di Pasar Smartphone
Kehadiran Vivo Y600i menegaskan strategi Vivo di lini Y-series yang menonjolkan daya tahan baterai besar dan fitur praktis sehari-hari. Kapasitas 8.000 mAh masih tergolong jarang di kelas harganya, apalagi jika dikombinasikan dengan klaim retensi kapasitas yang baik setelah 1.500 siklus pengisian.
Layar 120 Hz, dukungan 5G, serta sertifikasi ketahanan IP68/IP69 dan SGS menambah daya tarik perangkat ini bagi konsumen yang mengutamakan keawetan dan kenyamanan penggunaan jangka panjang. Sementara performa Snapdragon 4 Gen 2 mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, media sosial, streaming, dan gaming kasual.
Secara keseluruhan, Vivo Y600i hadir sebagai opsi menarik bagi pengguna yang mencari smartphone dengan fokus utama pada baterai jumbo dan ketahanan fisik, tanpa harus mengeluarkan anggaran terlalu tinggi. Kehadirannya di pasar China pada akhir September 2026 akan menjadi ujian awal sebelum kemungkinan ekspansi ke pasar lain. (*)
