BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Makassar
    • Sulsel
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
  • Oto
  • Sport
    • Sepakbola
    • Balap
  • Tekno
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips dan Trik
Reading: Tips Membeli Motor Bekas untuk Pemula: Cek Mesin dan Surat-Surat
Share
BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Oto
  • Sport
  • Tekno
Search
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
Follow US
Tips Membeli Motor Bekas untuk Pemula
Oto

Tips Membeli Motor Bekas untuk Pemula: Cek Mesin dan Surat-Surat

kang nulis
Last updated: September 30, 2026 8:36 am
kang nulis Published September 30, 2026
Share
SHARE

Brkmakassar.com – Membeli motor bekas bisa menjadi pilihan menarik untuk pemula yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan budget lebih terjangkau. Dibandingkan membeli motor baru, motor bekas biasanya menawarkan harga yang lebih rendah sehingga sisa dana bisa digunakan untuk kebutuhan lain seperti servis awal, pajak, perlengkapan berkendara, atau biaya administrasi.

Inti Artikel
Tentukan Budget Sejak AwalPilih Jenis Motor Sesuai KebutuhanJangan Terlalu Terpaku pada Tahun MotorPeriksa Kelengkapan Surat-SuratCek Nomor Rangka dan Nomor MesinCek Kondisi Mesin Saat DinginPerhatikan Suara MesinCek Asap dari KnalpotPeriksa Kebocoran Oli atau CairanPeriksa Kondisi RangkaCek Kaki-Kaki MotorPeriksa Sistem RemCek Kelistrikan MotorPeriksa Kondisi AkiJangan Abaikan Kondisi BanCek Kondisi CVT untuk Motor MatikCek Kopling dan Perpindahan Gigi untuk Motor ManualPeriksa Bekas Jatuh atau KecelakaanJangan Terlalu Terpukau dengan Bodi yang MulusTanyakan Riwayat ServisLakukan Test Ride Jika MemungkinkanAjak Mekanik atau Teman yang Paham MotorBandingkan Harga dengan Beberapa PenjualHati-Hati dengan Harga yang Terlalu MurahPerhatikan Status Pajak KendaraanPastikan Proses Transaksi JelasRed Flag yang Perlu DiwaspadaiJangan Lupa Hitung Biaya Setelah MembeliPertanyaan yang Sering DitanyakanApakah membeli motor bekas cocok untuk pemula?Apa yang paling penting diperiksa saat membeli motor bekas?Apakah motor bekas yang bodinya mulus pasti bagus?Apakah sebaiknya membawa mekanik saat membeli motor bekas?Apakah harga motor bekas yang murah selalu menguntungkan?Beli Motor Bekas Aman

Namun, membeli motor bekas tidak cukup hanya melihat tampilan bodi dan mendengar mesin menyala. Motor yang terlihat mulus belum tentu kondisinya benar-benar bagus. Begitu juga sebaliknya, motor dengan beberapa goresan kecil belum tentu memiliki masalah serius.

Bagi pemula, proses memilih motor bekas memang bisa terasa membingungkan. Ada banyak hal yang perlu diperiksa, mulai dari surat-surat, kondisi mesin, rangka, kaki-kaki, kelistrikan, ban, rem, sampai riwayat perawatan.

Supaya tidak asal membeli, berikut beberapa tips membeli motor bekas untuk pemula yang bisa kamu gunakan sebagai panduan sebelum mengeluarkan uang. Tips Membeli Motor Bekas untuk Pemula

Tentukan Budget Sejak Awal

Langkah pertama sebelum mencari motor bekas adalah menentukan budget. Jangan hanya menghitung uang yang akan digunakan untuk membeli motor, tetapi siapkan juga dana tambahan untuk kebutuhan setelah transaksi.

Misalnya, setelah membeli motor ternyata oli perlu diganti, ban sudah tipis, aki melemah, atau rem membutuhkan perawatan. Jika seluruh budget habis untuk membeli motor, kamu bisa kesulitan menangani kebutuhan tersebut.

  • Harga motor.
  • Biaya administrasi atau proses dokumen jika ada.
  • Servis awal.
  • Penggantian oli dan cairan yang diperlukan.
  • Perawatan komponen yang sudah aus.
  • Perlengkapan berkendara.
  • Dana cadangan untuk masalah yang baru diketahui setelah pembelian.

Dengan begitu, budget menjadi lebih realistis dan kamu tidak tergoda membeli motor yang sebenarnya berada di luar kemampuan.

Pilih Jenis Motor Sesuai Kebutuhan

Jangan membeli motor hanya karena modelnya terlihat menarik. Pikirkan bagaimana motor tersebut akan digunakan sehari-hari.

Kalau motor digunakan untuk perjalanan dalam kota, skuter matik mungkin terasa praktis. Jika membutuhkan motor untuk perjalanan lebih jauh atau menginginkan karakter berkendara tertentu, jenis motor lain bisa dipertimbangkan.

Pertimbangkan juga tinggi badan, posisi duduk, berat motor, kapasitas mesin, konsumsi bahan bakar, ketersediaan suku cadang, serta biaya perawatan.

Jangan Terlalu Terpaku pada Tahun Motor

Banyak pemula menganggap motor dengan tahun lebih muda otomatis lebih bagus. Padahal, kondisi dan riwayat perawatan juga sangat penting.

Motor yang lebih tua tetapi dirawat dengan baik bisa saja memiliki kondisi yang lebih terjaga dibandingkan motor yang lebih muda tetapi jarang dirawat.

Karena itu, tahun produksi sebaiknya menjadi salah satu pertimbangan, bukan satu-satunya faktor penentu.

Periksa Kelengkapan Surat-Surat

Bagian ini jangan sampai dilewatkan. Sebelum membayar motor bekas, periksa dokumen kendaraan dengan teliti dan pastikan identitas pada dokumen sesuai dengan kendaraan yang dilihat.

  • Periksa STNK.
  • Periksa BPKB.
  • Cocokkan nomor rangka.
  • Cocokkan nomor mesin.
  • Periksa kesesuaian identitas kendaraan.
  • Perhatikan status pajak dan kewajiban kendaraan.
Baca Juga  Penyebab Mesin Mobil Bergetar Saat Idle, dari Busi hingga Engine Mount

Jika ada ketidaksesuaian data, jangan menganggapnya sebagai masalah kecil. Tanyakan dan pastikan statusnya sebelum melanjutkan transaksi.

Cek Nomor Rangka dan Nomor Mesin

Nomor rangka dan nomor mesin perlu dicocokkan dengan dokumen kendaraan. Jangan hanya melihat angka sekilas.

Perhatikan apakah nomor terlihat normal atau justru memiliki tanda-tanda yang mencurigakan seperti perubahan bentuk, bekas pengerjaan, atau kondisi area nomor yang tidak wajar.

Jika kamu merasa kurang yakin, ajak orang yang lebih berpengalaman atau minta bantuan pihak yang kompeten untuk memeriksanya.

Cek Kondisi Mesin Saat Dingin

Salah satu trik yang cukup berguna saat membeli motor bekas adalah meminta melihat kondisi motor ketika mesin masih dingin.

Jika mesin sudah dipanaskan sebelum kamu datang, kamu bisa kehilangan kesempatan untuk mengetahui bagaimana karakter mesin ketika pertama kali dinyalakan.

Mintalah penjual menyalakan mesin dalam kondisi normal. Perhatikan suara mesin, respons ketika gas dibuka, serta apakah ada gejala yang tidak biasa.

Jangan langsung mengambil kesimpulan hanya dari suara mesin. Jika tidak memiliki pengalaman mekanik, lebih aman meminta mekanik yang dipercaya untuk melakukan pemeriksaan.

Perhatikan Suara Mesin

Mesin yang sehat biasanya bekerja dengan suara yang relatif stabil sesuai karakter mesinnya. Suara aneh seperti ketukan keras, bunyi gesekan, atau suara yang berubah drastis ketika putaran mesin naik perlu diperhatikan.

Namun, suara mesin tidak bisa dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan kondisi motor. Beberapa masalah membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Cek Asap dari Knalpot

Perhatikan kondisi gas buang ketika mesin hidup. Asap yang tidak biasa, terutama jika muncul terus-menerus, bisa menjadi tanda bahwa mesin membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan langsung menyimpulkan kerusakan hanya dari satu gejala. Amati juga suara mesin, respons gas, kebocoran, dan kondisi lainnya.

Periksa Kebocoran Oli atau Cairan

Lihat area sekitar mesin dan bagian bawah motor. Periksa apakah ada bekas cairan yang menetes atau area yang terlihat terlalu basah karena kebocoran.

Bekas rembesan kecil pun sebaiknya ditanyakan kepada penjual. Bisa saja hanya membutuhkan penggantian seal, tetapi bisa juga menunjukkan masalah yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Periksa Kondisi Rangka

Rangka merupakan bagian penting yang tidak boleh dilewatkan. Perhatikan apakah terdapat tanda-tanda bekas benturan berat, perubahan bentuk, retakan, atau bekas pengerjaan yang tidak wajar.

Motor yang pernah jatuh ringan tentu berbeda dengan kendaraan yang pernah mengalami benturan berat. Karena itu, pemeriksaan rangka penting dilakukan, terutama jika kondisi motor terlihat tidak simetris.

Cek Kaki-Kaki Motor

Kaki-kaki berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan berkendara. Periksa kondisi suspensi depan dan belakang, velg, ban, serta komponen terkait lainnya.

  • Periksa apakah suspensi mengalami kebocoran.
  • Periksa kondisi tabung atau shock absorber.
  • Periksa velg dari kerusakan atau bentuk yang tidak wajar.
  • Periksa ketebalan dan kondisi ban.
  • Perhatikan apakah motor terasa stabil ketika dikendarai.

Periksa Sistem Rem

Rem merupakan komponen keselamatan utama. Jangan sampai terlalu fokus pada mesin tetapi lupa memeriksa rem.

Periksa respons tuas rem, kondisi kampas jika bisa dilihat, cakram, serta sistem pengereman lainnya. Ketika melakukan test ride, rasakan apakah pengereman terasa normal dan motor tetap stabil.

Cek Kelistrikan Motor

Untuk motor bekas, sistem kelistrikan juga perlu diperiksa. Jangan hanya memastikan lampu utama menyala.

  • Lampu depan.
  • Lampu belakang.
  • Lampu rem.
  • Lampu sein.
  • Klakson.
  • Panel instrumen.
  • Starter elektrik jika tersedia.
  • Komponen kelistrikan lain sesuai model motor.

Jika ada aksesori tambahan seperti lampu atau perangkat kelistrikan nonstandar, perhatikan juga kualitas pemasangannya.

Periksa Kondisi Aki

Aki bisa menjadi salah satu komponen yang perlu diganti pada motor bekas. Periksa apakah starter elektrik bekerja dengan baik dan apakah sistem kelistrikan terlihat normal.

Kalau motor sulit dinyalakan menggunakan starter elektrik, jangan langsung menyimpulkan aki rusak. Masalah bisa berasal dari komponen lain. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Baca Juga  Cara Merawat Cat Motor agar Tetap Mengkilap dan Tidak Cepat Kusam

Jangan Abaikan Kondisi Ban

Ban merupakan komponen yang langsung berhubungan dengan permukaan jalan. Periksa kondisi tapak, keausan, retakan, dan usia ban jika informasinya tersedia.

Jika ban sudah mendekati batas pemakaian atau kondisinya tidak layak, masukkan biaya penggantian ke dalam perhitungan budget.

Cek Kondisi CVT untuk Motor Matik

Jika kamu membeli motor matik, jangan lupa memperhatikan sistem CVT. Ketika melakukan test ride, rasakan apakah akselerasi terasa normal atau justru muncul getaran, suara, atau respons yang tidak biasa.

CVT terdiri dari beberapa komponen yang bisa mengalami keausan. Karena itu, pemeriksaan lebih detail oleh mekanik bisa sangat membantu sebelum transaksi.

Cek Kopling dan Perpindahan Gigi untuk Motor Manual

Untuk motor manual, perhatikan respons kopling dan perpindahan gigi. Pastikan perpindahan gigi dapat dilakukan dengan normal dan tidak muncul gejala yang terasa tidak wajar.

Ketika test ride, gunakan beberapa tingkat gigi untuk merasakan respons motor. Jika kamu belum terbiasa menguji motor manual, ajak teman yang lebih berpengalaman.

Periksa Bekas Jatuh atau Kecelakaan

Motor yang pernah terjatuh tidak otomatis berarti tidak layak dibeli. Yang perlu diperhatikan adalah seberapa berat kejadian tersebut dan apakah ada komponen penting yang terdampak.

Perhatikan ujung stang, tuas, footstep, bodi, spion, knalpot, velg, dan bagian lain yang biasanya terkena benturan ketika motor jatuh.

Jika ada banyak bagian yang baru dicat atau diganti, tanyakan alasan penggantiannya. Jawaban penjual dapat menjadi salah satu informasi tambahan untuk memahami riwayat motor.

Jangan Terlalu Terpukau dengan Bodi yang Mulus

Motor dengan bodi mengkilap memang menarik. Tetapi jangan sampai penampilan membuat kamu lupa memeriksa mesin dan dokumen.

Bodi yang baru dicat bisa terlihat sangat bagus, tetapi belum tentu menggambarkan kondisi keseluruhan motor. Sebaliknya, goresan kecil pada bodi bukan berarti mesinnya bermasalah.

Gunakan tampilan sebagai salah satu pertimbangan saja. Kondisi mekanis, kelengkapan dokumen, dan riwayat perawatan tetap perlu diperhatikan.

Tanyakan Riwayat Servis

Jika penjual memiliki catatan servis, mintalah untuk melihatnya. Riwayat perawatan dapat membantu kamu mengetahui bagaimana motor tersebut dirawat selama digunakan.

Tanyakan kapan terakhir kali oli diganti, apakah pernah ada komponen besar yang diganti, serta apakah motor pernah mengalami masalah serius.

Jangan hanya bertanya “motornya pernah rusak atau tidak?” karena jawaban tersebut bisa terlalu umum. Pertanyaan yang lebih spesifik biasanya memberikan informasi lebih berguna.

Lakukan Test Ride Jika Memungkinkan

Test ride bisa memberikan gambaran yang tidak selalu terlihat ketika motor hanya diam di garasi. Namun, lakukan dengan aman dan sesuai izin serta kondisi transaksi.

Perhatikan akselerasi, pengereman, handling, getaran, suara, perpindahan gigi, respons gas, dan kenyamanan posisi berkendara.

Jangan menguji motor secara agresif. Tujuannya adalah mengetahui kondisi umum kendaraan, bukan mencoba batas performanya.

Ajak Mekanik atau Teman yang Paham Motor

Kalau kamu benar-benar pemula, ini salah satu tips yang paling berguna. Ajak teman yang memahami motor atau gunakan jasa pemeriksaan dari mekanik yang tepercaya.

Biaya pemeriksaan mungkin terasa seperti pengeluaran tambahan. Namun, pemeriksaan sebelum membeli dapat membantu menemukan masalah yang tidak terlihat oleh mata awam.

Jangan merasa gengsi karena harus meminta bantuan. Justru, mengakui bahwa kamu belum memahami semua bagian motor adalah langkah yang bijak ketika membeli kendaraan bekas.

Bandingkan Harga dengan Beberapa Penjual

Jangan langsung membeli motor bekas pertama yang kamu lihat. Cari beberapa unit dengan model dan tahun yang kurang lebih sama, kemudian bandingkan kondisinya.

Harga yang terlalu murah perlu ditanyakan alasannya. Bukan berarti pasti bermasalah, tetapi kamu perlu memahami apakah harga tersebut disebabkan kondisi motor, kebutuhan penjual, kelengkapan dokumen, atau faktor lainnya.

Hati-Hati dengan Harga yang Terlalu Murah

Harga murah memang menggoda, terutama bagi pemula dengan budget terbatas. Tetapi jangan langsung menganggap harga paling rendah sebagai pilihan paling menguntungkan.

Baca Juga  BYD Atto 2 Terbaru Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 190 Jutaan

Hitung juga biaya yang mungkin muncul setelah pembelian. Motor murah tetapi membutuhkan banyak perbaikan bisa membuat total pengeluaran menjadi lebih besar.

Perhatikan Status Pajak Kendaraan

Sebelum transaksi, tanyakan kondisi pajak kendaraan dan kewajiban lain yang terkait. Jangan hanya berfokus pada harga jual.

Jika ada kewajiban yang belum diselesaikan, pastikan kamu memahami siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana proses penyelesaiannya sebelum pembayaran dilakukan.

Pastikan Proses Transaksi Jelas

Hindari transaksi yang terlalu terburu-buru. Pastikan identitas penjual jelas, kendaraan dapat diperiksa, dokumen dapat ditunjukkan, dan kesepakatan harga dipahami kedua pihak.

Jika penjual terus mendesak agar kamu segera transfer uang sebelum motor diperiksa, sebaiknya lebih berhati-hati.

Red Flag yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa kondisi yang sebaiknya membuat kamu lebih berhati-hati sebelum melanjutkan transaksi.

  • Penjual tidak mau menunjukkan dokumen kendaraan.
  • Nomor rangka atau mesin tidak sesuai dengan dokumen.
  • Harga jauh di bawah harga pasar tanpa penjelasan yang masuk akal.
  • Penjual tidak mengizinkan pemeriksaan motor secara wajar.
  • Motor sulit dinyalakan dan penjual memberikan alasan yang tidak jelas.
  • Banyak bagian penting baru dicat atau diganti tanpa penjelasan.
  • Penjual memaksa pembayaran dengan sangat cepat.
  • Riwayat kepemilikan atau servis sulit dijelaskan.

Kalau menemukan beberapa tanda sekaligus, jangan takut untuk membatalkan rencana membeli dan mencari unit lain.

Jangan Lupa Hitung Biaya Setelah Membeli

Setelah mendapatkan motor bekas, sebaiknya jangan langsung menganggap semua urusan selesai. Ada baiknya melakukan pemeriksaan dan servis awal untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Komponen yang perlu diperiksa bisa berbeda tergantung model dan kondisi motor, tetapi secara umum kamu bisa berkonsultasi dengan mekanik mengenai oli, rem, ban, aki, sistem penggerak, filter, dan komponen lain yang memiliki jadwal perawatan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah membeli motor bekas cocok untuk pemula?

Bisa. Motor bekas dapat menjadi pilihan bagi pemula selama proses pembelian dilakukan dengan hati-hati. Pemeriksaan kondisi motor dan dokumen sangat penting agar tidak membeli kendaraan yang memiliki masalah besar.

Apa yang paling penting diperiksa saat membeli motor bekas?

Periksa dokumen, nomor rangka dan mesin, kondisi mesin, rangka, kaki-kaki, rem, kelistrikan, serta riwayat perawatan. Jika tidak yakin, gunakan bantuan mekanik atau orang yang berpengalaman.

Apakah motor bekas yang bodinya mulus pasti bagus?

Belum tentu. Tampilan luar tidak selalu menggambarkan kondisi mesin, rangka, kelistrikan, dan komponen lainnya. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh tetap diperlukan.

Apakah sebaiknya membawa mekanik saat membeli motor bekas?

Jika kamu belum memahami kondisi mekanis motor, membawa mekanik atau teman yang berpengalaman sangat membantu. Mereka dapat membantu menemukan masalah yang mungkin tidak terlihat oleh pemula.

Apakah harga motor bekas yang murah selalu menguntungkan?

Tidak selalu. Motor dengan harga pembelian rendah tetapi membutuhkan banyak perbaikan bisa membuat total biaya menjadi lebih besar. Karena itu, hitung harga pembelian sekaligus kemungkinan biaya servis dan penggantian komponen.

Beli Motor Bekas Aman

Membeli motor bekas untuk pertama kali memang membutuhkan ketelitian. Jangan terburu-buru hanya karena menemukan unit dengan harga menarik atau tampilan yang terlihat sangat bagus.

Mulailah dengan menentukan budget, memilih motor sesuai kebutuhan, memeriksa dokumen, mencocokkan nomor rangka dan mesin, mengecek kondisi mesin, rangka, kaki-kaki, rem, kelistrikan, serta melakukan test ride jika memungkinkan.

Kalau kamu masih pemula dan kurang memahami motor, tidak ada salahnya meminta bantuan mekanik atau teman yang lebih berpengalaman. Sedikit biaya untuk pemeriksaan bisa membantu kamu mengambil keputusan dengan lebih tenang.

Intinya, jangan membeli motor bekas hanya berdasarkan harga dan penampilan. Cari tahu kondisi sebenarnya, periksa dokumen dengan teliti, dan sisakan dana untuk servis setelah pembelian. Dengan cara tersebut, peluang mendapatkan motor yang sesuai kebutuhan dan budget akan menjadi lebih baik. (*)

You Might Also Like

Penyebab Mesin Mobil Bergetar Saat Idle, dari Busi hingga Engine Mount

Berapa Persen Kaca Film Mobil yang Ideal? Ini Panduannya

Perbedaan BBM RON 90, 92 dan RON 95: Mana yang Cocok untuk Kendaraan?

Cara Merawat Cat Motor agar Tetap Mengkilap dan Tidak Cepat Kusam

Apakah Aki Mobil Bisa Dicas Kembali? Ini Jawaban dan Caranya

TAGGED:beli motor bekascara membeli motor bekasjual beli motor bekaskendaraan bekasmotor bekas murahmotor bekas untuk pemulapanduan motor bekassurat motor bekastips beli motortips cek mesin motortips membeli motor bekastips motor bekas
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler
Cara Cek Paket Data IM3 Terbaru Lewat HP
TeknoTips dan Trik

Cara Cek Paket Data IM3 Terbaru Lewat HP Dengan Cepat

Arazone Arazone April 30, 2026
iOS 26.5 Resmi Dirilis, iPhone Kini Bisa Kirim Chat RCS Aman ke Android Tanpa WhatsApp
Meta One Resmi Hadir di Indonesia, Begini Cara Berlangganan lewat WhatsApp dan Instagram
PSM Makassar Resmi Boyong Duet Maut Montenegro dan Tajikistan
Cara Mendapatkan Voucher Gratis Ongkir Shopee Harian 2026, Klaim Setiap Hari Tanpa Ribet

BRKMAKASSAR.COM

BRK Makassar menyajikan berita terbaru Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan nasional. Informasi aktual, akurat, dan terpercaya setiap hari.
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
© brkmakassar.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?