Brkmakassar.com – Membeli mobil bekas memang bisa menjadi pilihan menarik karena harganya biasanya lebih terjangkau dibandingkan membeli mobil baru. Dengan budget yang sama, kamu bahkan bisa mendapatkan tipe atau varian yang lebih tinggi. Namun, ada satu hal yang tidak boleh disepelekan, yaitu kondisi mobil yang sebenarnya.
Salah satu kekhawatiran terbesar saat membeli mobil bekas adalah mendapatkan kendaraan yang ternyata pernah mengalami kecelakaan atau tabrakan cukup parah. Dari luar mungkin terlihat mulus karena sudah diperbaiki dan dicat ulang. Padahal, di balik tampilannya bisa saja terdapat bekas perbaikan bodi, rangka yang pernah diperbaiki, atau komponen yang sudah diganti.
Karena itu, mengetahui cara mengetahui mobil bekas pernah tabrakan menjadi kemampuan penting sebelum kamu mengeluarkan uang. Kabar baiknya, ada beberapa tanda yang bisa diperiksa sendiri bahkan sebelum membawa mobil ke bengkel.
Artikel ini akan membahas cara mengecek kondisi bodi, celah panel, cat, kaca, lampu, ruang mesin, sampai perilaku mobil ketika dikendarai. Dengan pemeriksaan sederhana tersebut, kamu bisa mengurangi risiko membeli mobil bekas dengan riwayat kecelakaan berat. 
Kenapa penting mengetahui mobil bekas pernah tabrakan?
Tidak semua mobil yang pernah mengalami kecelakaan otomatis menjadi mobil yang buruk. Kecelakaan ringan yang ditangani dengan benar mungkin tidak menjadi masalah besar.
Masalahnya adalah ketika mobil pernah mengalami tabrakan berat, terutama yang mengenai bagian struktur atau rangka. Perbaikan yang kurang baik dapat memengaruhi kestabilan kendaraan, keausan ban, kenyamanan berkendara, bahkan keamanan ketika terjadi kecelakaan berikutnya.
Selain itu, riwayat tabrakan juga bisa memengaruhi harga jual kembali. Karena itu, sebelum membeli mobil bekas, jangan hanya melihat kilometer dan kondisi interior. Kondisi bodi dan struktur kendaraan juga harus diperiksa.
Periksa kondisi bodi dari berbagai sudut
Cara paling mudah untuk memulai pemeriksaan adalah melihat bodi mobil dari jarak beberapa meter. Jangan langsung fokus pada satu bagian saja.
Parkirkan mobil di tempat yang terang. Kalau memungkinkan, lakukan pemeriksaan pada siang hari. Cahaya yang cukup akan membantu kamu melihat perbedaan pantulan cat, bentuk panel, dan gelombang pada permukaan bodi.
Coba lihat mobil dari bagian depan, samping, belakang, lalu dari sudut diagonal. Perhatikan apakah bentuk bodi terlihat simetris.
- Apakah salah satu sisi terlihat lebih menonjol?
- Apakah garis bodi terlihat lurus?
- Apakah ada panel yang tampak lebih baru?
- Apakah pantulan cahaya pada satu panel berbeda dari panel lainnya?
- Apakah ada gelombang kecil pada permukaan pintu atau fender?
Perbedaan kecil memang belum tentu membuktikan mobil pernah tabrakan. Tetapi jika ditemukan beberapa tanda sekaligus, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Perhatikan perbedaan warna cat
Salah satu tanda yang cukup mudah terlihat pada mobil bekas yang pernah diperbaiki adalah perbedaan warna cat.
Panel yang pernah dicat ulang kadang memiliki warna yang sedikit berbeda dengan panel di sebelahnya. Perbedaannya bisa sangat tipis dan baru terlihat ketika terkena cahaya matahari.
Coba bandingkan warna pintu dengan fender, kap mesin dengan fender, atau bumper dengan panel bodi di sekitarnya. Jangan hanya melihat apakah warnanya sama secara umum. Perhatikan juga tingkat kilap dan teksturnya.
Cat ulang yang kurang rapi juga dapat meninggalkan tekstur seperti kulit jeruk, overspray, atau permukaan yang terasa berbeda ketika dilihat dari dekat.
Cek celah antar panel bodi
Bagian yang sering memberikan petunjuk adalah celah antara panel bodi. Mobil yang kondisinya masih baik biasanya memiliki celah panel yang relatif konsisten sesuai desain pabrik.
Perhatikan celah antara kap mesin dan fender, pintu dengan fender, pintu dengan pintu, serta pintu bagasi dengan bodi.
- Celah terlalu lebar pada satu sisi.
- Celah terlalu sempit pada sisi lainnya.
- Garis panel terlihat tidak sejajar.
- Pintu terlihat sedikit turun atau tidak presisi.
- Kap mesin tidak memiliki posisi yang simetris.
Satu celah yang berbeda belum tentu berarti tabrakan. Bisa saja karena panel pernah dilepas untuk perawatan. Namun, semakin banyak ketidaksesuaian yang ditemukan, semakin besar alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam.
Lihat baut pada kap mesin dan fender
Baut pada panel bodi juga bisa memberikan petunjuk. Pada mobil yang belum pernah dibongkar, baut biasanya memiliki kondisi dan posisi yang relatif rapi.
Jika kamu melihat bekas kunci pada kepala baut, cat yang terkelupas di sekitar baut, atau posisi baut yang terlihat pernah diatur ulang, panel tersebut mungkin pernah dilepas.
Namun, sekali lagi, jangan langsung menyimpulkan bahwa mobil pasti pernah tabrakan. Panel bisa saja dilepas untuk perawatan, penggantian komponen, atau perbaikan biasa.
Yang perlu dicari adalah kombinasi tanda. Misalnya baut kap mesin memiliki bekas dibuka, warna kap berbeda, dan celah kap dengan fender tidak rata. Jika tiga tanda muncul bersamaan, pemeriksaan lebih lanjut sangat disarankan.
Periksa kondisi kaca mobil
Kaca mobil juga bisa menjadi petunjuk yang menarik. Coba periksa kode atau penanda produksi pada kaca jika masih dapat dibaca.
Jika sebagian besar kaca memiliki kode produksi yang serupa tetapi satu kaca memiliki kode atau periode produksi yang berbeda cukup jauh, kaca tersebut mungkin pernah diganti.
Penggantian kaca tentu tidak otomatis berarti mobil pernah tabrakan. Kaca bisa pecah karena terkena batu, vandalisme, atau faktor lain. Tetapi jika kaca berbeda ditambah dengan tanda perbaikan pada bagian bodi di sekitarnya, informasi tersebut patut diperhatikan.
Periksa lampu depan dan belakang
Jangan lupa melihat lampu depan dan belakang. Bandingkan kondisi lampu kanan dan kiri.
Perhatikan apakah salah satu lampu terlihat jauh lebih baru, lebih bening, atau memiliki kode produksi yang berbeda. Lampu yang baru bisa saja memang pernah diganti akibat kerusakan.
Kalau hanya satu lampu yang diganti, belum tentu masalah besar. Tetapi jika bagian lampu, fender, bumper, dan kap mesin di area yang sama semuanya menunjukkan tanda pernah dikerjakan, ada kemungkinan kendaraan tersebut pernah mengalami benturan di area tersebut.
Cek bagian dalam kap mesin
Buka kap mesin dan jangan hanya melihat kondisi mesin. Perhatikan juga area di sekitar ruang mesin.
- Perhatikan bekas las atau sambungan yang terlihat tidak biasa.
- Cek apakah ada bagian logam yang terlihat baru.
- Perhatikan sealant atau lapisan pelindung yang tampak berbeda.
- Lihat apakah ada cat yang terlihat baru di area tertentu.
- Bandingkan sisi kanan dan kiri ruang mesin.
Bagian ini memang lebih sulit untuk pemula. Kalau kamu tidak yakin, jangan memaksakan kesimpulan sendiri. Foto bagian tersebut dan minta mekanik atau teknisi yang berpengalaman untuk memeriksanya.
Periksa bagasi dan lantai belakang
Bagian belakang mobil juga jangan dilewatkan. Buka karpet bagasi dan perhatikan lantainya.
Cari tanda-tanda seperti bekas las, lipatan logam, cat yang tidak seragam, atau bagian yang tampak pernah diperbaiki. Benturan belakang yang cukup berat bisa meninggalkan tanda pada struktur di balik bumper dan area bagasi.
Ini adalah salah satu alasan mengapa pemeriksaan mobil bekas tidak cukup hanya dari luar. Kerusakan struktural tertentu bisa disembunyikan dengan perbaikan bodi yang terlihat rapi.
Cek bagian bawah mobil
Kalau memungkinkan dan aman, lihat bagian bawah mobil. Kamu bisa menggunakan senter untuk membantu pemeriksaan.
Perhatikan apakah ada bagian rangka atau komponen bawah kendaraan yang terlihat bengkok, memiliki bekas benturan, atau tampak berbeda antara sisi kanan dan kiri.
Jangan masuk ke bawah mobil yang hanya ditopang dongkrak biasa. Keselamatan lebih penting. Untuk pemeriksaan bagian bawah secara menyeluruh, sebaiknya gunakan lift di bengkel.
Perhatikan apakah mobil berjalan lurus
Setelah pemeriksaan visual, lakukan test drive. Ini adalah bagian penting dalam mengecek mobil bekas.
Pada jalan yang aman dan relatif lurus, perhatikan apakah mobil cenderung menarik ke kanan atau kiri ketika setir berada pada posisi normal. Perhatikan juga apakah setir terasa tidak berada di posisi tengah ketika mobil berjalan lurus.
Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa mobil pernah tabrakan hanya karena menarik ke satu sisi. Masalah tersebut juga bisa disebabkan oleh tekanan ban yang tidak sama, spooring, kondisi ban, suspensi, atau komponen kaki-kaki.
Jika gejalanya muncul bersamaan dengan tanda kerusakan bodi atau rangka, pemeriksaan di bengkel menjadi semakin penting.
Perhatikan kondisi ban dan keausannya
Ban dapat memberikan informasi tambahan tentang kondisi kaki-kaki dan alignment mobil.
Perhatikan apakah keausan ban kanan dan kiri terlihat berbeda. Perhatikan juga apakah bagian dalam atau luar tapak ban lebih cepat habis.
Keausan tidak merata tidak otomatis berarti mobil pernah tabrakan. Bisa disebabkan oleh spooring yang kurang tepat, tekanan ban, kondisi suspensi, atau kebiasaan penggunaan.
Tetapi jika keausan ban sangat tidak normal dan mobil juga terasa sulit dikendalikan, sebaiknya jangan mengabaikannya.
Perhatikan suara dan getaran saat test drive
Saat melakukan test drive, matikan audio agar bisa mendengar kondisi kendaraan dengan lebih jelas.
Perhatikan apakah ada bunyi aneh ketika melewati jalan tidak rata, melakukan pengereman, atau berbelok. Getaran pada setir atau bodi juga patut diperhatikan.
Namun, sama seperti masalah spooring, bunyi dan getaran tidak selalu berkaitan dengan kecelakaan. Bisa saja berasal dari shock absorber, tie rod, bearing, rem, atau komponen kaki-kaki lainnya.
Cek riwayat servis dan perbaikan
Kalau penjual memiliki catatan servis, mintalah untuk melihatnya. Riwayat perawatan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi kendaraan.
Perhatikan apakah ada catatan penggantian bumper, lampu, fender, pintu, kaca, radiator, atau komponen lain yang berkaitan dengan benturan.
Catatan servis tidak selalu lengkap, terutama jika kendaraan berpindah bengkel. Tetapi semakin banyak informasi yang tersedia, semakin mudah kamu membuat keputusan.
Periksa riwayat kendaraan jika tersedia
Selain pemeriksaan fisik, kamu juga bisa mencari informasi administratif dan riwayat kendaraan melalui layanan resmi atau sumber yang tersedia di wilayahmu. Data tersebut dapat membantu memeriksa informasi dasar kendaraan dan memastikan dokumen sesuai dengan kendaraan yang sedang diperiksa.
Untuk pemeriksaan yang berkaitan dengan riwayat kecelakaan, data administratif tidak selalu bisa memberikan gambaran lengkap. Karena itu, jangan menjadikan satu sumber saja sebagai penentu.
Idealnya, gabungkan pemeriksaan dokumen, kondisi fisik, test drive, dan inspeksi mekanik.
Gunakan jasa inspeksi mobil bekas jika belum yakin
Kalau kamu tidak terlalu memahami mobil, menggunakan jasa inspeksi independen bisa menjadi investasi yang cukup masuk akal.
Teknisi yang berpengalaman biasanya memiliki kemampuan lebih baik dalam mendeteksi bekas perbaikan bodi, masalah kaki-kaki, kondisi mesin, hingga indikasi kerusakan struktural.
Biaya inspeksi mungkin terasa seperti pengeluaran tambahan. Namun, bandingkan dengan potensi kerugian jika kamu membeli mobil bekas yang ternyata membutuhkan perbaikan besar.
Tanda mobil bekas pernah tabrakan yang perlu diperhatikan
| Tanda | Kemungkinan | Yang perlu dilakukan |
|---|---|---|
| Warna panel berbeda | Panel pernah dicat | Periksa area sekitar |
| Celah panel tidak rata | Panel pernah dilepas atau diperbaiki | Bandingkan sisi kanan dan kiri |
| Bekas baut dibuka | Panel pernah dilepas | Cari tanda lain |
| Kaca berbeda | Kaca pernah diganti | Cari penyebab penggantian |
| Lampu baru sebelah | Komponen pernah diganti | Periksa panel sekitar lampu |
| Bekas las di struktur | Kemungkinan perbaikan berat | Minta inspeksi profesional |
| Mobil menarik ke satu sisi | Bisa terkait alignment atau kaki-kaki | Periksa spooring dan suspensi |
Jangan hanya percaya pada tampilan mulus
Salah satu kesalahan paling umum saat membeli mobil bekas adalah terlalu mudah terpikat oleh tampilan.
Mobil yang baru dicat bisa terlihat sangat menarik. Interior yang sudah dibersihkan juga bisa membuat kendaraan terlihat seperti baru. Tetapi tampilan kosmetik tidak selalu menggambarkan kondisi struktur kendaraan.
Karena itu, semakin mahal mobil yang akan dibeli, semakin penting melakukan inspeksi secara menyeluruh. Jangan sampai karena ingin mendapatkan mobil yang terlihat sempurna, kamu justru melewatkan masalah yang jauh lebih penting.
Waspadai penjual yang terlalu terburu-buru
Perhatikan juga cara penjual merespons ketika kamu meminta waktu untuk memeriksa mobil.
Penjual yang jujur biasanya cukup terbuka jika calon pembeli ingin melakukan pemeriksaan yang wajar. Sebaliknya, kamu perlu lebih berhati-hati jika penjual terus mendesak agar transaksi dilakukan secepat mungkin, melarang inspeksi, atau tidak mengizinkan mobil dibawa ke bengkel.
Jangan takut kehilangan satu unit mobil. Di pasar mobil bekas, selalu ada kendaraan lain. Lebih baik kehilangan kesempatan membeli daripada kehilangan uang karena membeli kendaraan bermasalah.
Kesalahan yang sebaiknya dihindari saat mengecek mobil bekas
- Hanya melihat eksterior. Kondisi di balik panel jauh lebih penting daripada sekadar cat mengilap.
- Memeriksa mobil pada malam hari. Pencahayaan yang kurang membuat perbedaan warna dan gelombang bodi sulit terlihat.
- Tidak melakukan test drive. Beberapa masalah baru terasa ketika mobil bergerak.
- Langsung percaya pada penjual. Tetap lakukan pemeriksaan sendiri meskipun penjual terlihat meyakinkan.
- Mengabaikan tanda kecil. Satu tanda belum tentu masalah, tetapi beberapa tanda yang muncul bersamaan patut diperiksa.
- Tidak membawa mekanik. Kalau tidak memahami struktur kendaraan, bantuan profesional sangat berguna.
FAQ seputar cara mengetahui mobil bekas pernah tabrakan
Apakah mobil pernah tabrakan pasti tidak layak dibeli?
Tidak selalu. Mobil yang pernah mengalami tabrakan ringan dan diperbaiki dengan baik bisa saja tetap digunakan dengan aman. Yang perlu lebih diwaspadai adalah kerusakan berat pada struktur, rangka, atau komponen keselamatan yang tidak diperbaiki dengan benar.
Apakah cat berbeda berarti mobil pernah tabrakan?
Belum tentu. Perbedaan warna bisa disebabkan panel pernah dicat ulang karena berbagai alasan. Namun, jika perbedaan warna muncul bersama celah panel tidak rata, bekas baut, atau komponen yang berbeda, pemeriksaan lebih lanjut sebaiknya dilakukan.
Bagaimana cara mengetahui rangka mobil pernah diperbaiki?
Periksa bagian struktur, area sambungan, bekas las, lipatan logam, dan kesimetrisan bagian kendaraan. Karena pemeriksaan rangka cukup sulit bagi pemula, sebaiknya gunakan jasa mekanik atau inspeksi profesional.
Apakah mobil yang pernah dicat ulang pasti pernah tabrakan?
Tidak. Mobil bisa dicat ulang karena baret, kusam, perubahan warna, atau alasan kosmetik lainnya. Cat ulang hanya menjadi salah satu petunjuk, bukan bukti tunggal bahwa mobil pernah kecelakaan.
Lebih baik mengecek sendiri atau membawa mekanik?
Kalau kamu cukup memahami mobil, pemeriksaan awal bisa dilakukan sendiri. Tetapi untuk kendaraan yang akan dibeli dengan nilai cukup besar, membawa mekanik atau menggunakan jasa inspeksi independen sangat disarankan.
Mobil Bekas Pernah Tabrakan
Cara mengetahui mobil bekas pernah tabrakan sebenarnya bisa dimulai dari pemeriksaan sederhana. Lihat kondisi cat, celah panel, baut, kaca, lampu, ruang mesin, bagasi, hingga bagian bawah mobil. Setelah itu, lakukan test drive dan perhatikan apakah kendaraan berjalan lurus, memiliki getaran aneh, atau mengeluarkan suara yang tidak biasa.
Yang paling penting, jangan mengambil kesimpulan hanya berdasarkan satu tanda. Panel pernah dicat belum tentu berarti mobil pernah tabrakan. Kaca berbeda juga belum tentu menunjukkan kecelakaan. Begitu pula mobil yang sedikit menarik ke satu sisi belum tentu memiliki rangka bermasalah.
Gunakan beberapa petunjuk sekaligus. Jika terdapat banyak tanda yang mengarah pada riwayat benturan, jangan ragu membawa kendaraan ke bengkel atau jasa inspeksi profesional.
Pada akhirnya, membeli mobil bekas bukan hanya soal mendapatkan harga murah. Tujuan utamanya adalah mendapatkan kendaraan yang kondisinya sesuai dengan harga dan aman digunakan. Lebih baik menghabiskan sedikit waktu dan biaya untuk inspeksi daripada menyesal setelah transaksi selesai. (*)
