BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Makassar
    • Sulsel
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
  • Oto
  • Sport
    • Sepakbola
    • Balap
  • Tekno
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips dan Trik
Reading: Singapura Resmikan H2RC, Pusat Robot Humanoid untuk Keselamatan Publik
Share
BRKMAKASSAR.COMBRKMAKASSAR.COM
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Oto
  • Sport
  • Tekno
Search
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
Follow US
Singapura Resmikan H2RC
BeritaInternasionalTekno

Singapura Resmikan H2RC, Pusat Robot Humanoid untuk Keselamatan Publik

kang nulis
Last updated: Oktober 5, 2026 9:35 am
kang nulis Published Oktober 5, 2026
Share
SHARE

Brkmakassar.com – Singapura berencana menghadirkan robot humanoid berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk bekerja berdampingan dengan petugas keamanan publik pada 2028. Robot-robot ini disiapkan untuk menangani pekerjaan berisiko tinggi, seperti merespons bahan berbahaya, menyelidiki lokasi ledakan, hingga menggeledah sel tahanan.

Rencana tersebut diumumkan bertepatan dengan peresmian Home Team Humanoid Robotics Centre (H2RC) di kawasan teknologi One-North, Singapura, pada Rabu (30/9). Pusat ini dibangun untuk mengembangkan dan melatih robot humanoid agar siap menjalankan operasi keselamatan publik.

Menteri Kedua Urusan Dalam Negeri Singapura, Edwin Tong, menyampaikan target pemerintah saat peresmian, sebagaimana dikutip Channel News Asia. Ia menyebut robot humanoid pertama ditargetkan bisa bekerja bersama petugas Home Team dalam situasi operasional nyata pada 2028, dengan tugas yang jelas, aman, dan andal.

Menurut Tong, H2RC merupakan pusat pertama yang secara khusus berfokus pada robot humanoid untuk keselamatan publik.

Singapura Resmikan H2RC

Badan Sains dan Teknologi Home Team (HTX) menjelaskan alasan memilih bentuk humanoid. Robot berwujud menyerupai manusia dinilai lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan yang dibuat untuk manusia. Robot semacam itu juga bisa memakai peralatan yang sudah ada, sehingga tata ruang tidak perlu diubah.

Dari sisi fasilitas, H2RC memiliki luas kira-kira enam lapangan basket. Di dalamnya tersedia lingkungan simulasi untuk menguji robot dalam berbagai skenario. Fasilitas ini juga mendukung pengembangan AI fisik secara menyeluruh, mulai dari sistem penangkap gerak untuk melatih keterampilan motorik, pengendalian jarak jauh, demonstrasi oleh manusia, hingga simulasi untuk menghasilkan data pelatihan.

Lalu, untuk apa saja robot ini akan dipakai? Salah satu potensinya ada pada penanganan, pengamanan, dan pengambilan sampel bahan berbahaya bagi kesatuan Kepolisian Singapura. Dengan begitu, petugas manusia bisa mengurangi paparan terhadap zat berbahaya.

Baca Juga  Jadwal SIM Keliling Makassar April 2026 Terbaru, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan SIM di Sini

Dalam penyelidikan ledakan, robot dapat masuk ke area yang belum stabil untuk mengambil barang bukti. Petugas pun tidak perlu langsung menghadapi risiko ledakan susulan atau bangunan runtuh.

Salah satu robot yang didemonstrasikan di H2RC mampu berlutut untuk mengambil benda di dekat permukaan tanah. HTX menyebut kemampuan itu belum tersedia pada sejumlah robot humanoid komersial siap pakai.

Selain itu, ada tugas lain yang sedang dipertimbangkan, yaitu mencari barang selundupan di sel penjara dan mengisi ulang perlengkapan medis darurat di ambulans.

Agar bisa bekerja di lapangan, robot-robot ini dikembangkan dengan AI fisik. Teknologi tersebut memungkinkan robot memahami lingkungan, mengambil keputusan, dan bertindak dalam kondisi nyata yang terus berubah. HTX juga mengembangkan AI agenik, yang diharapkan membuat robot mampu menjalankan misi secara bertahap, pulih dari kegagalan, dan menyesuaikan diri dengan perubahan situasi.

HTX menilai pelatihan khusus memang diperlukan. Alasannya, pengembangan robot komersial pada umumnya berfokus pada manufaktur, otomasi industri, dan kebutuhan rumah tangga, bukan pada tugas keselamatan publik.

Untuk mempercepat pengembangan, HTX bersama perusahaan Singapura ST Engineering menandatangani kesepakatan di bidang riset, integrasi teknologi, dan keamanan siber. Sejumlah pihak lain turut terlibat sebagai kolaborator, yakni FieldAI, General Robotics, dan Mistral AI.(*)

You Might Also Like

Memori HP Cepat Penuh? Bisa Jadi Gara-gara Fitur Download Otomatis WhatsApp, Begini Cara Mematikannya

Google Perketat Pemasangan APK di Android, Indonesia Masuk Gelombang Pertama

Pentagon Tunjuk Elon Musk Pimpin Studi Perang Masa Depan hingga 2050

5 HP Baru yang Siap Rilis Oktober 2026, Ada Oppo F35 hingga HP Lipat Vivo

Jadwal Final Indonesia Vs Thailand 5 Oktober 2026, Tayang di TV Mana?

TAGGED:AI fisikEdwin TongH2RCHome Team Humanoid Robotics CentreHTXKecerdasan Buatanrobot humanoidSingapuraST Engineering
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler
iPhone 18 Pro Segera Dijual di Indonesia
BeritaGadgetTekno

iPhone 18 Pro Segera Dijual di Indonesia, Harga Diperkirakan Mulai Rp 27,9 Juta

kang nulis kang nulis September 29, 2026
15+ Kutipan Inspiratif Tentang Kecantikan untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Syarat Daftar SNBT 2026: Ini Ketentuan Peserta UTBK untuk Masuk PTN yang Wajib Diketahui
5 HP dengan Sistem Pendingin Terbaik untuk Gaming Lama Tanpa Cepat Panas
Vivo T5 Pro 5G Resmi Meluncur, Baterai 9020 mAh Jadi Andalan di Kelas Menengah

BRKMAKASSAR.COM

BRK Makassar menyajikan berita terbaru Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan nasional. Informasi aktual, akurat, dan terpercaya setiap hari.
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
© brkmakassar.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?