Brkmakassar.com – Pasar smartphone global kembali diramaikan dengan kehadiran sejumlah ponsel baru pada Oktober 2026. Setelah beberapa perangkat anyar diperkenalkan sepanjang September, sejumlah produsen kini bersiap meluncurkan generasi terbaru dari lini flagship hingga kelas menengah. Produk yang dinantikan mencakup ponsel dengan baterai berkapasitas besar, kamera beresolusi tinggi, serta perangkat yang mengutamakan performa untuk bermain game.
Beberapa peluncuran telah dijadwalkan berlangsung pada awal hingga pertengahan Oktober. Sementara itu, sebagian perangkat lain diperkirakan menyusul pada akhir bulan atau memasuki pasar global setelah lebih dahulu diperkenalkan di China.
Daftar ponsel yang menjadi perhatian kali ini mencakup Oppo F35 Series, Vivo V80, OnePlus 16, Oppo Find X10 Series, dan ponsel lipat Vivo X Fold 6. Meski sejumlah spesifikasinya telah beredar, informasi mengenai harga dan ketersediaan di luar pasar asal masing-masing masih perlu menunggu pengumuman resmi dari produsen.

1. Oppo F35 Series
Oppo F35 Series dijadwalkan diperkenalkan di India pada 5 Oktober 2026. Seri ini akan terdiri dari dua perangkat, yaitu Oppo F35 dan Oppo F35 Pro. Keduanya diperkirakan membawa sejumlah kesamaan, terutama pada sektor kamera depan dan kapasitas baterai, tetapi menggunakan chipset berbeda.
Oppo F35 standar disebut akan ditenagai MediaTek Dimensity 6360. Sementara itu, Oppo F35 Pro diperkirakan menggunakan Dimensity 7360 Max. Perbedaan chipset tersebut menjadi salah satu aspek yang membedakan kedua model, meskipun keduanya sama-sama menyasar pengguna yang menginginkan ponsel dengan spesifikasi relatif tinggi.
Pada sektor fotografi, kedua perangkat dikabarkan memiliki kamera utama beresolusi 50 megapiksel di bagian belakang. Oppo F35 Pro disebut membawa kamera ultrawide 8 megapiksel sebagai pendamping kamera utama. Adapun Oppo F35 versi reguler diperkirakan menggunakan kamera depth 2 megapiksel.
Kamera depan kedua ponsel memiliki resolusi 50 megapiksel. Spesifikasi ini menunjukkan bahwa kamera swafoto menjadi salah satu bagian yang diperhatikan pada keluarga Oppo F35, meskipun kemampuan akhir kamera masih perlu dilihat melalui pengujian setelah perangkat resmi diluncurkan.
Di sektor daya, Oppo F35 dan F35 Pro dikabarkan sama-sama menggunakan baterai berkapasitas 8.000 mAh. Keduanya juga disebut mendukung pengisian cepat 80 watt. Kapasitas baterai tersebut menjadi salah satu fitur yang menonjol dalam daftar spesifikasi awal kedua perangkat.
Untuk harga di India, Oppo F35 dengan konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB diperkirakan dibanderol sekitar 37.999 rupee atau setara Rp 7,1 juta. Sementara itu, Oppo F35 Pro dengan konfigurasi memori yang sama disebut akan dijual pada kisaran 44.000 hingga 50.000 rupee, setara sekitar Rp 8,2 juta sampai Rp 9,3 juta.
Harga tersebut masih berupa perkiraan menjelang peluncuran. Informasi mengenai harga resmi, pilihan warna, serta kemungkinan pemasaran di negara lain perlu menunggu pengumuman Oppo.
2. Vivo V80
Vivo V80 dipastikan meluncur di India pada pekan pertama Oktober 2026. Ponsel ini meneruskan pendekatan lini Vivo V Series yang menempatkan desain dan fotografi sebagai salah satu daya tarik utama. Di samping kamera, perangkat tersebut juga dikabarkan membawa peningkatan pada layar, baterai, dan perangkat lunak.
Vivo V80 disebut akan menggunakan layar OLED berukuran 6,59 inci dengan resolusi 1,5K. Layarnya mendukung refresh rate hingga 144 Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 5.000 nit. Kombinasi tersebut berpotensi menunjang tampilan yang lebih halus ketika pengguna menggulir layar, bermain game, maupun menikmati konten video.
Pada bagian kamera, Vivo kembali bekerja sama dengan Zeiss. Susunan kamera belakang Vivo V80 dikabarkan mencakup kamera utama 50 megapiksel dengan sensor Sony LYTIA 700V, kamera telefoto 50 megapiksel yang menggunakan sensor Sony IMX882, serta kamera ultrawide. Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan beresolusi 50 megapiksel.
Vivo V80 juga dikabarkan membawa baterai berkapasitas 7.200 mAh dengan dukungan pengisian cepat 90 watt. Kapasitas tersebut menjadi bagian penting dari spesifikasi yang beredar menjelang peluncuran. Namun, daya tahan baterai dalam pemakaian sehari-hari tetap akan bergantung pada pola penggunaan dan pengaturan perangkat.
Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini disebut akan menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17 sejak pertama kali digunakan. Informasi ini masih perlu disandingkan dengan pengumuman resmi Vivo saat peluncuran berlangsung.
Harga Vivo V80 di India diperkirakan mulai dari 63.000 rupee atau sekitar Rp 11,7 juta untuk konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB. Varian dengan RAM 8 GB serta penyimpanan 512 GB disebut dapat mencapai 80.000 rupee atau sekitar Rp 14,9 juta. Angka tersebut belum dapat dianggap sebagai harga final sebelum dikonfirmasi perusahaan.
3. OnePlus 16
OnePlus 16 diperkirakan meluncur di China pada pertengahan Oktober 2026. Setelah debut di negara tersebut, ponsel ini juga berpeluang dipasarkan di wilayah lain. Perangkat tersebut disebut mengedepankan performa, khususnya untuk kebutuhan bermain game, tanpa meninggalkan spesifikasi yang ditujukan bagi penggunaan sehari-hari.
Salah satu fitur yang telah dikonfirmasi OnePlus adalah layar dengan refresh rate 185 Hz. Angka ini menjadi sorotan karena refresh rate tinggi dapat membuat pergerakan gambar terlihat lebih mulus, terutama ketika konten atau permainan mendukung kecepatan tampilan tersebut.
OnePlus 16 juga disebut membawa generasi terbaru Fengchi Gaming Kernel. Teknologi ini diklaim memungkinkan sejumlah game berjalan secara native hingga 185 frame per detik atau fps. Meski demikian, angka tersebut tidak otomatis berlaku untuk seluruh permainan karena hasil akhirnya bergantung pada dukungan game dan implementasi perangkat lunak.
Untuk dapur pacu, bocoran yang beredar menyebut OnePlus 16 akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang dibuat dengan proses fabrikasi 2 nanometer. Ponsel ini diperkirakan tersedia dengan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal maksimal 1 TB. Seluruh spesifikasi tersebut masih perlu menunggu konfirmasi lebih lanjut dari OnePlus.
Bagian kamera disebut terdiri dari tiga kamera belakang. Konfigurasinya mencakup kamera utama 200 megapiksel, kamera telefoto periskop 50 megapiksel dengan pembesaran optik 3x, serta kamera ultrawide 50 megapiksel. Kamera depan juga dikabarkan memiliki resolusi 50 megapiksel.
OnePlus 16 sebelumnya dirumorkan memakai panel OLED datar BOE X4. Untuk menunjang aktivitas pengguna, perangkat ini disebut akan dibekali baterai 9.000 mAh. Pengisian dayanya diperkirakan mendukung teknologi kabel 100 watt dan nirkabel 90 watt.
Jika spesifikasi tersebut terealisasi, OnePlus 16 akan menggabungkan layar dengan refresh rate tinggi, baterai besar, dan konfigurasi kamera beresolusi tinggi. Namun, harga, pilihan konfigurasi, dan jadwal peluncuran globalnya masih perlu menunggu informasi resmi.
4. Oppo Find X10 Series
Oppo Find X10 Series diperkirakan menjadi salah satu keluarga ponsel flagship yang melanjutkan ekspansi ke pasar global pada akhir Oktober 2026. Seri ini telah diperkenalkan di China pada September 2026 dan mencakup Oppo Find X10 serta Oppo Find X10 Pro Max.
Kedua model disebut mengusung kamera hasil kolaborasi dengan Hasselblad. Kamera utama pada Oppo Find X10 maupun Find X10 Pro Max dikabarkan memiliki resolusi 200 megapiksel. Keduanya juga disebut dibekali kamera telefoto periskop 200 megapiksel untuk mendukung pengambilan gambar dari jarak jauh.
Perbedaan lain terdapat pada kamera ultrawide. Oppo Find X10 Pro Max dikabarkan menggunakan sensor ultrawide 200 megapiksel, sedangkan Find X10 reguler disebut membawa kamera ultrawide 50 megapiksel. Untuk kamera depan, kedua perangkat diperkirakan menggunakan sensor beresolusi 50 megapiksel.
Pada sektor performa, Oppo Find X10 disebut mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9600M. Sementara itu, Find X10 Pro Max diperkirakan menggunakan Dimensity 9600 Pro. Perbedaan chipset tersebut menjadi salah satu pembeda utama antara kedua model dalam seri ini.
Keduanya juga dikabarkan menggunakan layar LTPO AMOLED dengan refresh rate hingga 144 Hz. Kapasitas baterainya disebut mencapai 8.000 mAh, dengan dukungan pengisian cepat 80 watt melalui kabel dan pengisian nirkabel 50 watt.
Untuk pilihan warna, informasi yang beredar menyebut Oppo Find X10 tersedia dalam warna Ice Blue, Clear Orange, dan Light Titanium. Informasi tersebut perlu diperhatikan sesuai model karena pilihan warna dapat berbeda antarperangkat dan pasar.
Meski peluncuran global diperkirakan berlangsung menjelang akhir Oktober, belum ada kepastian bahwa seluruh model akan tersedia serentak di setiap negara. Harga dan jadwal pemasaran di Indonesia juga belum dapat dipastikan hanya berdasarkan informasi peluncuran di China.
5. Vivo X Fold 6
Vivo X Fold 6 menjadi perangkat lipat yang diperkirakan ikut meramaikan pasar global pada awal Oktober 2026. Ponsel ini sebelumnya diperkenalkan di China pada Juni 2026. Jika masuk ke pasar lain, perangkat tersebut diperkirakan membawa spesifikasi yang serupa dengan versi yang telah diperkenalkan di negara asalnya.
Sebagai ponsel lipat, Vivo X Fold 6 memiliki dua layar. Layar utama di bagian dalam menggunakan panel LTPO AMOLED berukuran 8,02 inci, sedangkan layar sekunder di bagian luar berukuran 6,51 inci. Desain tersebut memungkinkan perangkat digunakan dalam bentuk terlipat untuk aktivitas sehari-hari dan dibuka ketika pengguna membutuhkan area tampilan yang lebih luas.
Perangkat ini disebut ditenagai MediaTek Dimensity 9500 Super yang menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer. Untuk konfigurasi memori, versi China tersedia dengan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Sementara itu, varian yang diperkirakan dipasarkan di India disebut akan hadir dengan pilihan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB atau 512 GB.
Di sektor fotografi, Vivo kembali menggandeng Zeiss. Susunan kamera belakangnya dikabarkan terdiri dari kamera utama 200 megapiksel, kamera telefoto periskop 50 megapiksel, dan kamera ultrawide 50 megapiksel. Untuk swafoto, tersedia kamera depan 20 megapiksel pada layar utama maupun layar cover.
Vivo X Fold 6 juga disebut membawa baterai berkapasitas 7.000 mAh. Pengisian daya mendukung teknologi kabel 80 watt dan nirkabel 40 watt. Kapasitas baterai dan dukungan pengisian tersebut menjadi bagian dari spesifikasi yang diperkirakan dibawa perangkat ke pasar global.
Meski demikian, jadwal peluncuran di luar China, pilihan konfigurasi yang benar-benar tersedia, harga, dan kemungkinan kehadirannya di Indonesia masih perlu dikonfirmasi oleh Vivo. Informasi mengenai varian India juga belum otomatis menjadi kepastian bahwa konfigurasi yang sama akan dipasarkan di negara lain.
Jadwal rilis dan ketersediaan di Indonesia
Dari lima perangkat tersebut, Oppo F35 Series dijadwalkan debut di India pada 5 Oktober, sedangkan Vivo V80 disebut meluncur pada pekan pertama bulan yang sama. OnePlus 16 diperkirakan diperkenalkan di China pada pertengahan Oktober. Oppo Find X10 Series diprediksi memasuki pasar global pada akhir Oktober, sementara Vivo X Fold 6 diperkirakan menyusul ke pasar global pada awal bulan.
Jadwal tersebut memiliki tingkat kepastian yang berbeda. Sebagian merupakan jadwal peluncuran yang telah diumumkan, sedangkan beberapa informasi lain masih berupa perkiraan berdasarkan bocoran yang beredar.
Pengguna di Indonesia juga perlu membedakan jadwal debut di negara asal dengan jadwal penjualan lokal. Peluncuran di India atau China tidak selalu diikuti pemasaran langsung di Indonesia. Karena itu, informasi mengenai harga rupiah, garansi resmi, konfigurasi memori, dan tanggal penjualan di Tanah Air sebaiknya menunggu pengumuman dari masing-masing produsen.
Dengan beragam perangkat tersebut, Oktober 2026 diperkirakan menjadi bulan yang ramai bagi pasar smartphone global. Pilihannya mencakup ponsel kelas menengah dengan baterai besar, perangkat yang mengutamakan kamera, ponsel berorientasi gaming, hingga ponsel lipat dengan dua layar. Spesifikasi final dan ketersediaan masing-masing produk tetap menjadi hal yang perlu diperiksa setelah pengumuman resmi dilakukan. (*)
