Brkmakassar.com, Jakarta – Oppo mulai memperluas pemasaran smartphone kelas menengah terbarunya, Oppo A7 Pro Max 5G, ke pasar global. Ponsel tersebut sebelumnya diperkenalkan lebih dulu di China pada Agustus 2026 dan kini mulai tersedia di sejumlah negara di luar pasar asalnya.
Perluasan pasar Oppo A7 Pro Max dilakukan pada Senin, 21 September 2026. Sejumlah negara yang telah mendapatkan perangkat ini antara lain Austria, Malaysia, dan Thailand. Kehadiran di beberapa pasar tersebut membuat Oppo A7 Pro Max mulai mendapatkan perhatian sebagai salah satu ponsel dengan kapasitas baterai besar.
Salah satu fitur yang menjadi daya tarik utama perangkat ini adalah baterai berkapasitas 10.000 mAh. Kapasitas tersebut tergolong besar untuk sebuah smartphone dan menjadi salah satu fitur utama yang ditawarkan Oppo melalui A7 Pro Max.
Untuk mengisi baterai jumbo tersebut, Oppo membekali perangkat dengan teknologi pengisian cepat melalui kabel berdaya 80 watt. Dalam kondisi ideal, baterai 10.000 mAh tersebut diklaim dapat terisi penuh dalam waktu sekitar 90 menit.
Oppo juga menyediakan fitur reverse charging dengan daya 27 watt. Melalui fitur ini, A7 Pro Max dapat digunakan untuk membantu mengisi daya perangkat lain sehingga secara fungsi dapat dimanfaatkan seperti power bank.

Baterai 10.000 mAh dengan Teknologi Silikon-Karbon
Kapasitas baterai menjadi salah satu bagian yang paling menonjol dari Oppo A7 Pro Max. Oppo menggunakan teknologi baterai silikon-karbon untuk perangkat tersebut.
Teknologi baterai silikon-karbon digunakan untuk membantu mempertahankan kapasitas baterai setelah perangkat melewati banyak siklus pengisian. Dengan kapasitas awal yang mencapai 10.000 mAh, teknologi tersebut menjadi bagian penting dari sistem daya yang digunakan pada ponsel ini.
Selain kapasitas yang besar, dukungan pengisian cepat 80 watt membuat waktu pengisian menjadi salah satu aspek yang diperhatikan. Oppo mengklaim perangkat dapat mencapai kondisi penuh sekitar 90 menit dalam kondisi ideal.
Fitur reverse charging 27 watt juga memberikan fungsi tambahan. Pengguna dapat memanfaatkan daya baterai A7 Pro Max untuk mengisi perangkat lain yang membutuhkan daya, meskipun fungsi utama perangkat tetap sebagai smartphone.
Layar AMOLED 120 Hz
Dari sisi layar, Oppo A7 Pro Max menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci. Layar tersebut memiliki resolusi 2.772 x 1.272 piksel dan mendukung refresh rate hingga 120 Hz.
Refresh rate 120 Hz membuat tampilan layar dapat menyajikan pergerakan yang lebih tinggi dibandingkan panel dengan refresh rate standar. Fitur tersebut dapat dirasakan ketika pengguna menggulir halaman, berpindah menu, maupun menjalankan konten yang mendukung refresh rate tinggi.
Tingkat kecerahan puncak layar mencapai 1.800 nit. Oppo mengklaim tingkat kecerahan tersebut membuat tampilan layar tetap dapat terlihat dengan cukup jelas ketika perangkat digunakan di luar ruangan.
Dengan panel AMOLED, layar juga menjadi salah satu bagian yang mendukung tampilan visual Oppo A7 Pro Max. Ukuran 6,78 inci memberikan bidang pandang yang cukup luas untuk penggunaan sehari-hari, termasuk menonton video dan menjalankan berbagai aplikasi.
Menggunakan Snapdragon 4 Gen 5
Untuk performa, Oppo A7 Pro Max ditenagai chipset Snapdragon 4 Gen 5. Chipset tersebut dibuat menggunakan fabrikasi 4 nm dan menjadi komponen utama yang menjalankan berbagai aktivitas pada perangkat.
Chipset tersebut dipadukan dengan RAM berjenis LPDDR4X serta penyimpanan internal UFS 3.1. Kombinasi ini digunakan untuk mendukung aktivitas multitasking dan penyimpanan data pada perangkat.
Oppo A7 Pro Max juga sudah menggunakan jaringan 5G sesuai namanya. Sementara untuk sistem operasi, perangkat menjalankan Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16.
Penggunaan Android 16 dan ColorOS 16 membuat perangkat hadir dengan sistem operasi generasi terbaru dari Google dan antarmuka Oppo. Namun, pengalaman fitur dan ketersediaan fungsi tertentu dapat bergantung pada pasar tempat perangkat dipasarkan.
Kamera Utama 50 MP dengan OIS
Di sektor fotografi, Oppo A7 Pro Max dibekali kamera utama beresolusi 50 megapiksel. Kamera tersebut telah dilengkapi Optical Image Stabilization atau OIS.
OIS berfungsi membantu menstabilkan kamera ketika pengguna mengambil foto atau merekam video dengan kondisi tangan yang tidak sepenuhnya stabil. Kamera utama tersebut ditemani sensor monokrom beresolusi 2 megapiksel.
Sementara itu, kamera depan memiliki resolusi 50 megapiksel. Kamera depan dengan resolusi tersebut menjadi salah satu fitur yang ditawarkan Oppo untuk kebutuhan swafoto maupun panggilan video.
Kamera depan dan kamera belakang Oppo A7 Pro Max sama-sama mendukung perekaman video hingga resolusi 1080p dengan frame rate 30 fps.
Punya Fitur Breathing Light
Oppo juga memberikan fitur visual bernama Breathing Light pada A7 Pro Max. Fitur ini berupa lampu indikator yang dapat menyala dan berkedip secara perlahan.
Breathing Light tersedia dengan beberapa pilihan warna sehingga menjadi salah satu elemen pembeda dari sisi desain. Lampu indikator tersebut memberikan aksen visual tambahan pada perangkat ketika digunakan dalam kondisi tertentu.
Untuk desain modul kamera, Oppo A7 Pro Max menggunakan bentuk yang disebut memiliki kemiripan dengan modul kamera Xiaomi Mix Fold 4. Modul kamera tersebut menjadi salah satu elemen yang cukup menonjol pada bagian belakang perangkat.
Sudah Mengantongi Sertifikasi IP69K
Dari sisi ketahanan, Oppo A7 Pro Max telah mengantongi sertifikasi IP69K. Sertifikasi tersebut menunjukkan perangkat memiliki perlindungan terhadap air dan debu sesuai standar pengujian yang berlaku untuk tingkat perlindungan tersebut.
Selain perlindungan tersebut, ponsel ini juga dilengkapi sensor sidik jari optik yang ditempatkan di bawah layar. Fitur biometrik tersebut dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk membuka kunci perangkat.
Oppo A7 Pro Max turut dilengkapi NFC. Kehadiran NFC memberikan dukungan untuk berbagai kebutuhan yang kompatibel dengan teknologi komunikasi jarak dekat tersebut.
Meski membawa baterai berkapasitas 10.000 mAh, ukuran fisik Oppo A7 Pro Max masih berada di kisaran 163 x 78 x 8,6 milimeter. Bobot perangkat sekitar 224 gram.
Dimensi tersebut menunjukkan Oppo tetap berupaya mempertahankan bentuk perangkat yang relatif ringkas meskipun membawa baterai dengan kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan banyak smartphone lain di kelasnya.
Harga Oppo A7 Pro Max di Pasar Global
Harga Oppo A7 Pro Max berbeda-beda tergantung negara tempat perangkat tersebut dipasarkan. Di Austria, model dengan konfigurasi RAM 6 GB dan penyimpanan internal 256 GB dibanderol 688 dollar AS atau sekitar Rp12 jutaan.
Harga di pasar Eropa tersebut relatif lebih tinggi dibandingkan harga di sejumlah pasar Asia. Di Malaysia, Oppo A7 Pro Max tersedia dengan konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Harganya mencapai 2.299 ringgit Malaysia atau sekitar Rp10 juta.
Sementara di Thailand, varian 8 GB/256 GB dibanderol 19.999 baht Thailand atau sekitar Rp10 jutaan.
Perbedaan harga antarnegara merupakan hal yang umum terjadi karena harga smartphone dapat dipengaruhi oleh kebijakan masing-masing pasar, termasuk pajak, distribusi, dan strategi pemasaran.
Untuk pilihan warna, Oppo A7 Pro Max tersedia dalam dua opsi, yakni Surfing Blue dan Lunar Black. Kedua pilihan tersebut memberikan karakter berbeda pada tampilan perangkat.
Belum Ada Informasi Peluncuran di Indonesia
Oppo A7 Pro Max saat ini telah diperluas ke sejumlah pasar global setelah sebelumnya diperkenalkan di China. Austria, Malaysia, dan Thailand menjadi beberapa negara yang telah mendapatkan perangkat tersebut.
Namun, hingga informasi yang tersedia saat ini, belum ada kepastian mengenai waktu Oppo A7 Pro Max akan tersedia secara resmi di Indonesia.
Dengan baterai 10.000 mAh, pengisian cepat 80 watt, reverse charging 27 watt, layar AMOLED 120 Hz, kamera utama 50 megapiksel dengan OIS, serta sertifikasi IP69K, Oppo A7 Pro Max menawarkan sejumlah fitur yang menjadi daya tarik utama di kelas menengah.
Kehadiran perangkat ini di pasar global juga memperlihatkan bahwa kapasitas baterai jumbo menjadi salah satu area yang terus dikembangkan produsen smartphone. Oppo tidak hanya meningkatkan kapasitas baterai, tetapi juga mengombinasikannya dengan teknologi silikon-karbon dan pengisian cepat.
Untuk pasar Indonesia, calon pengguna masih harus menunggu informasi resmi dari Oppo mengenai kemungkinan pemasaran A7 Pro Max. Sampai ada pengumuman resmi, spesifikasi dan harga yang berlaku di Austria, Malaysia, maupun Thailand belum dapat dijadikan patokan harga apabila perangkat nantinya masuk ke Indonesia.
